Kamis, Februari 26, 2026
spot_img

Soroti Lingkungan Hidup, Bupati Madina Minta Camat Proaktif Benahi Lingkungan

Neracanews | Mandailing Natal – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution kembali menyoroti masalah lingkungan hidup. Kali ini Sukhairi meminta para camat proaktif membenahi lingkungan di wilayah masing-masing.

Sukhairi menyampaikan hal itu saat mimimpin rapat evaluasi pelaksanaan program dan penyerapan anggaran tahun 2022 di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (29/8/2022).

“Mengenai lingkungan hidup, saya harap semua camat memperhatiakan masalah lingkungan, apalagi di perkantoran. Saya melihat belum ada perubahan yang signifikan” kata Sukhairi.

Sukhairi mengingatkan tagline Madina, yakni Madina bersyukur, Madina berbenah. Untuk itu, dia meminta para camat cepat bergerak untuk perubahan yang lebih baik.

“Berbenah, segera lakukan pembenahan,” tegas Sukhairi.

Sukhairi juga menyoroti masalah penanganan sampah yang kerap menumpuk di tempat pembuangan sementara, sehingga menggangu kenyamanan dan keindahan kota.

“Kita melarang masyarakat jangan buang sampah sembarang, tapi kita tidak sediakan tempat pembuangannya,” katanya.

Akibatnya, kata Sukhairi, masyarakat membuang sampah ke sungai sehingga tercemar.

“Lihat sungai kita tercemar sampah. Saya minta kepada camat yang kecamatannya memiliki lintasan sungai agar memperhatikan (masalah sampah) itu,” ujar Sukhairi.

Kader PKB ini kembali menegaskan bahwa tolak ukur karakter suatu daerah juga dinilai dari kinerja para camat.

Sukhairi juga menyinggung beberapa program yang saat ini digencarkan Pemkab Madina, seperti Perbup Zakat, Perbup Salat Subuh bagi pelajar SD dan SMP, program pemulihan lingkungan hidup, dan penurunan angka stunting.

Sementara Wabup Madina Atika Azmi Utammi Nasution menyoroti kesejahteraan masyarakat nelayan di Kecamatan Batahan dan Kecamatan Muara Batang Gadis.

Untuk membantu nelayan di dua kecamatan itu, kata Atika, perlu dikaji subsidinya apakah bersumber dari APBN atau subsidi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan atau Kementerian Koperasi dan UMKM.

“Memang kita (Pemkab) tidak punya kewenangan masalah, tapi kita juga jangan melepas nelayan kita begitu saja,” katanya.

Rapat tersebut juga dihadiri Asisten I Alamulhaq Daulay, Kadis PUPR Madina Rully Anriadi, Kadis Lingkungan Hidup Madina Khairul, Kadis PMD Madina Muksin Nasution, dan para Camat se-Kabupaten Madina. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Ribuan Warga Demo Pemko Medan Minta Cabut Surat Edaran, Disempurnakan

Medan - Lamsiang Sitompul, SH., Ketua Umum Ormas Horas Bangso Batak (HBB) bergabung dalam Aliansi pedagang dan penjual Hewan, berdemonstrasi di depan kantor Walikota,...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit yang Menjerat Seorang Warga Miskin Menyita Perhatian Publik

Neracanews | Mandailing Natal - Kasus dugaan pengambilan 13 tandan buah kelapa sawit yang menjerat seorang warga berinisial HW (37) terus menyita perhatian publik. Sejak...

Pelayanan Kesehatan Pasca Bencana Tapteng Berjalan Optimal

Tapanuli Tengah Pandan | (Neracanews)- Pelayanan kesehatan pasca bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan perkembangan positif. Langkah darurat hingga pemulihan jangka menengah...

Angka Kemiskinan Sumut di Bawah Nasional, Masuk 17 Terendah di Indonesia

MEDAN – Angka kemiskinan Sumatera Utara (Sumut) tercatat berada di bawah rata-rata nasional dan menempati posisi ke-17 terendah di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat...

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

MEDAN – Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap...