Minggu, Februari 1, 2026
spot_img

Poltekpar Medan Lahirkan 452 Lulusan Siap Kerja dan Berwirausaha

Politeknik Pariwisata Medan yang berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) baru saja meluluskan sebanyak 452 wisudawan dan wisudawati terampil di bidang kepariwisataan dan perhotelan yang siap kerja dan berwirausaha.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melalui tayangan video pada acara Wisuda ke-XXV Poltekpar Medan 2023, di di Gedung Dome Sumekto Djajanegara, Medan, Sabtu, (2/12/2023) mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan studinya.

Keberhasilan itu disebutnya berkat adanya kerja keras, perjuangan, dan pengorbanan yang telah dilakukan selama proses pendidikan di Poltekpar Medan.

“Keberhasilan hari ini, tidak hanya sebatas perolehan gelar akademi, namun juga kemenangan atas perjalanan pendidikan yang penuh liku-liku. Setiap tugas, ujian, dan pengalaman di dunia perkuliahan telah membentuk kalian menjadi individu yang tangguh dan siap menghadapi tantangan yang ada di dunia pariwisata,” kata Menparekraf Sandiaga.

Menparekraf berharap, lulusan Poltekpar Medan bisa menjadi insan pariwisata yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren pariwisata global.

“Dan saya berharap kalian semua bisa beradaptasi dengan tuntutan pasar, serta terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Sebagai lulusan yang tangguh, jadikan pariwisata Indonesia lebih baik. Teruslah belajar, berkembang, dan jadilah agen perubahan positif bagi industri pariwisata,” kata Menparekraf Sandiaga.

Pada 2023, Poltekpar Medan berhasil mencetak 452 sumber daya manusia pariwisata dan perhotelan yang terdiri dari mahasiswa Prodi Divisi Kamar 57 orang, Tata Hidang 50 orang, Seni Kuliner 62 orang, Seni Pengolahan Patiseri 67 orang, Perjalanan Wisata 60 orang, Manajemen Perencanaan dan Pemasaran Pariwisata 60 orang, Pengelolaan Perhotelan 67 alumni, dan Magister Terapan dan Perencanaan Pariwisata 29 orang.

Sekretaris Kemenparekraf/Sekretaris Utama Baparekraf Ni Wayan Giri juga mengungkapkan, sesuai dengan tema wisuda yaitu “Existence Beyond Limitation: Resilient and Adaptable Graduates for Indonesia Tourism Growth”, para wisudawan dan wisudawati diharapkan dapat menjadi insan pariwisata yang tangguh dan mampu beradaptasi.

“Dunia pariwisata pasti terus berkembang, tetapi para lulusan kita telah dilatih untuk menjadi pribadi yang mampu beradaptasi dengan perubahan, mampu bertahan dalam situasi sulit, dan terus tumbuh seiring waktu,” kata Sesmenparekraf Ni Wayan Giri.

Direktur Politeknik Pariwisata Medan, Ngatemin, mengungkapkan Indonesia dengan kekayaan budaya dan keindahan alamnya, membutuhkan lulusan yang tidak hanya terampil dalam hal teknis pariwisata, tetapi juga memiliki kemampuan untuk berinovasi, menciptakan solusi, dan menjadi pemimpin yang visioner.

“Hari ini, kita tidak hanya merayakan kelulusan, tetapi juga menyaksikan lahirnya generasi yang siap membawa perubahan positif dalam industri pariwisata Indonesia,” kata Ngatemin.

Dalam kegiatan wisuda mahasiswa juga berperan serta dalam panitia untuk berlatih memberikan pelayanan terbaik dan bagaimana ikut dalam sebuah event.

Kegiatan wisuda diharapkan dapat memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Perayaan kemenangan bagi para wisudawan/wisudawati dan sarana latihan bagi mahasiswa aktif serta menjadi wadah silaturahmi dengan seluruh orang tua wisudawan/wisudawati dan tamu-tamu undangan.

Poltekpar Medan selama ini terbukti telah sukses mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul siap kerja. Berbeda dengan institusi pendidikan lainnya, lulusan Poltekpar Medan sudah mendapatkan pekerjaan atau bahkan membuka lapangan pekerjaan.

Kesiapan SDM inilah yang diharapkan mampu membantu kebangkitan pariwisata nasional pascapandemi COVID-19 serta pencapaian target kunjungan wisatawan, baik mancanegara dan wisatawan nusantara yang sekarang menjadi tulang punggung sektor parekraf.
(Raden)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Menaker: BLK Disiapkan jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Surakarta—Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar pelatihannya makin relevan dengan kebutuhan industri, lebih mudah diakses, dan buka kesempatan...

Nasional Corruption Watch (NCW) Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi Dalam Pengungkapan Kasus Korupsi dan Narkoba

Bekasi — Nasional Corruption Watch (NCW) menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi yang dinilai tak bosan-bosan menunjukkan prestasi dan kinerja positif dalam penegakan hukum...

Bupati Karo Apresiasi CSR Indomaret Salurkan Bantuan Nutrisi kepada 250 Keluarga

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi komitmen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dalam menyalurkan bantuan nutrisi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi...

Menuju Karo Unggul dengan meningkatkan Kebersihan, Bupati Karo Tinjau Gotong Royong Di Kecamatan Tigapanah

Tigapanah - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., Para Asisten...

Tokoh Adat Sumut Drs Muhammad Bakhsan Parinduri Sebut Gordang Sambilan Adalah Instrumen Religi yang Sakral Bukan Alat Untuk Demo

Neracanews | Mandailing Natal - Penggunaan alat musik tradisional Gordang Sambilan dalam aksi demonstrasi di Mandailing Natal baru-baru ini menuai kecaman dari kalangan budayawan,...