Polisi Kantongi Identitas Pelaku Kasus Penganiayaan di Bhakti Karya Binjai Selatan

BINJAI – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Binjai sudah mengantongi ciri-ciri serta identitas terduga pelaku penganiayaan terhadap korban bernama Darma Napindo di jalan Samanhudi, Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, Kamis (10/11/2022) sekitar pukul 17.30 wib.

Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Rian Permana SIK saat dihubungi metro24sumut.com menuturkan, terkait laporan korban dengan perkara penganiayaan akan kembali kita cek kembali ke SPKT.

“Setelah saya cek kepada penyidik, ternyata korban saat dimintai keterangan kepada penyidik, dirinya bersama teman saat pergi membeli nasi dihadang empat orang pemuda dengan menggunakan senjata tajam, disitu korban nyaris terkena klewang dan beruntung korban berhasil menghindar dan pelaku juga mengambil bambu dan langsung memukul korban,” terang Rian Permana. Jumat (11/11/2022)

Selanjutnya masih kata Rian, disaat korban terkena pukul dengan bambu, korban langsung melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motornya.

“Pada saat itu, korban panik dengan ketakutan sehingga meninggalkan motornya, dan setelah berapa lama kemudian korban kembali dan melihat motor miliknya sudah tidak ada, hasil dari olah TKP, saksi warga sekitar juga mengatakan bahwa korban meninggalkan motornya dan kita juga belum memastikan siapa yang mengambil sepeda motor korban, maka dari pihak penyidik memberikan perkara ini dengan tindak pidana Penganiayaan, cuma kalau motor korban ada ditemukan sama pelaku, kita akan buat dengan pasal berlapis 365 tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” tegas Rian Permana.

Dalam kasus ini, lanjut Rian mantan Kasat Narkoba Polres Binjai menegaskan akan atensi, untuk pelaku juga sudah kita kantongi identitasnya, pungkasnya

Sebelumnya, Seorang pemuda diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan di Jalan Samanhudi, Kelurahan Bhakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai pada Kamis (10/11/2022) sekitar pukul 17.30 WIB sore.

Motor korban jenis Vega ZR warna hitam dibawak pelaku dengan cara mengancam dengan klewang serta memukul korban dengan sebatang bambu.

Korban diketahui bernama Darma Napindo (20) warga Beguldah yang sehari-hari bekerja petani ini, menuturkan kronologi kejadian berawal saat dirinya bersama temannya Gunawan Tarigan (19) pergi untuk membeli makanan dengan mengendarai sepeda motor.

Di Tengah perjalanan, tepatnya di jalan Samanhudi, Kelurahan Bhakti Karya, mereka dihadang empat orang pemuda dengan mengenakan senjata dan langsung menghantam korban dengan bambu.

Setelah korban di pukul hingga tak berdaya, sepeda motor milik korban langsung di bawak kabur oleh pelaku.

“Saya bersama teman saya hendak pergi keluar untuk membeli nasi, setiba di jalan Samanhudi, Kelurahan Bhakti Karya, saya dihadang empat pria dengan mengendarai dua sepeda motor dan saya langsung dipukul dengan bambu,” kata Darma Napindo

Atas kejadian itu, korban mengalami luka memar di bagian lengan sebelah kanan, dan kasus ini telah dilaporkan ke pihak kepolisian Polres Binjai. (Surya Turnip)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Terungkap, Satres PPA Polres Karo Tangani Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Tersangka Ditahan

Karo - Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Karo mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah...

Bupati Asahan Hadiri Penahbisan Pendeta HKBP, Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri acara Penahbisan Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Gereja HKBP Kisaran Kota, Minggu (26/7/2026). Kehadiran...

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan Rakerda DPD PAN dan Pelantikan Relawan PAN

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Asahan yang...

Pemkab Asahan Berikan Pendampingan kepada Anak Korban Dugaan Pelecehan Seksual

Pemerintah Kabupaten Asahan memastikan memberikan pendampingan kepada seorang anak berusia 12 tahun yang diduga menjadi korban pelecehan seksual. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah...

Lengkap Berkas dan Izin Resmi: GTU XXIV Siap Gelar Lomba Jadi Penggerak Ekonomi

TAPUT (Neracanews) — Semangat kebersamaan yang telah terjalin puluhan tahun dalam ajang bergengsi Gebyar Tapanuli Utara (GTU) kini terancam terusik. Ajang lomba Motorcross dan...