Minggu, Februari 22, 2026
spot_img

Pj Bupati Dairi Surung Charles Bantjin Teken Komitmen PPDB Tahun 2024 Berjalan Objektif, Transparan, dan Akuntabel

DAIRI – Penjabat (Pj) Bupati Dairi, Surung Charles Bantjin didampingi Kadis Pendidikan, JW Purba menghadiri perjanjian komitmen bersama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2024 yang obyektif, transparan, dan akuntabel di Sumatera Utara.

Penandatanganan dan penerimaan plakat ini dirangkai dalam kegiatan Pameran Bulan Merdeka Belajar (PBMB) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristek), bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta seluruh pemangku kepentingan yang berada dalam lingkup Kemendikbudristek Se-Provinsi Sumatera Utara di Gedung Sebaguna, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Medan, Jumat, (31/5/2024).

Seusai kegiatan, Charles Bantjin menjelaskan bahwa Kabupaten Dairi telah menyusun kebijakan yakni dalam bentuk Peraturan Bupati (Perbup) dan sudah difasilitasi oleh gubernur.

“Sebagai wujud dari komitmen yang sudah kita sepakati tadi bersama Kemenristekdikti, dinas pendidikan provinsi, dan instansi lainnya sudah kita susun yang kita tuangkan dalam Perbup yang juga sudah difasilitasi oleh gubernur, nah tinggal menunggu persetujuan dari mendagri. Harapan kita, persetujuan tersebut bisa segera turun, dan Perbupnya akan segera kita laksanakan,” katanya.

Charles menambahkan, sebagai wujud inovasi terkait PPDB, Pemkab Dairi telah melakukan sosialisasi yang baik melalui guru dan tenaga pengajar, anak didik serta melalui media sosial agar PPDB tahun ini berjalan dengan baik, obyektif, transparan dan akuntabel.

Sebelumnya, Pj Gubernur Sumut yang disampaikan oleh Kadis Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Abdul Haris Lubis, yang sekaligus membuka acara menyampaikan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh para pendidik dalam mewujudkan program merdeka belajar.

Merdeka belajar menurutnya adalah sistem pendidikan yang mengembangkan kemampuan pribadi siswa yang selama ini terikat dengan menemukan ruang untuk megekspresikan kemampuan dan kreatifitasnya.

“Merdeka belajar yang diutamakan adalah pentingnya kolaborasi antar seluruh pihak karena pendidikan adalah tanggung jawab bersama untuk ekosistem pendidikan yang lebih sehat dan kondusif. Untuk itu marilah kita bersama-sama dan berkolaborasi mewujudkan kemandirian belajar yang diwujudkan bersama demi peningkatan kualitas anak didik kita,” tutupnya.

Pameran yang akan berlangsung hingga 2 Juni 2024 ini merupakan rangkaian puncak acara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei tahun 2024.

Hadir juga dalam kegiatan ini Direktorat SMK Kemendikbudristek, Wardani Sugiyanto, unsur Forkopimda Provsu, kepala dinas pendidikan se-Sumatera Utara, bupati dan walikota se-Sumatera Utara, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, para guru dari penggerak sekolah-sekolah serta undangan lainnya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Wali kota Bersama DPRD Medan Pilih Urus B2 Banding Sampah dan Drainase.

Medan - Sampah dan Drainase kota Medan diduga sengaja di biarkan untuk menjadi alat politik. Sehingga ketika banjir melanda, para pejabat akan berbondong datang...

Dibangun dengan APBN Rp 829 Juta, Revitalisasi SDN 173305 Sipultak Taput Ditemukan Banyak Kelemahan – Kurang Profesional, Tandon Air Berbahaya

TAPUT | (NeracaNews) – Program Revitalisasi Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah (PAUD Dasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuai sorotan di...

Wabup Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Budaya Kerja

Asahan, 18 Februari 2026 — Wakil Bupati Asahan, Rianto, memimpin pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi....

Wabup Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sei Dua Hulu

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (18/02/2026). Bantuan tersebut...

Seluruh Sungai Meluap Gegara Hujan Sehari Satu Malam di Tapteng

Tapanuli Tengah Badiri (Neracanews) - Balum hilang dari benak masyarakat kejadian banjir tanggal 11 dan 15 Februari 2026. Pada Senin kemarin masyarakat Tapteng kembali...