Perumahan Griya Flamboyan Wakiki Kebanjiran, Warga Ngotot Minta Ganti Rugi

Medan – Tanah berstatus hak milik yang dijadikan drainase oleh pemerintah merupakan salah satu bentuk pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

Dalam UUPA sebenarnya telah diatur bahwa untuk kepentingan umum, termasuk kepentingan negara serta kepentingan bersama dari rakyat, hal – hal atas tanah dapat dicabut dengan memberikan tali asih selayaknya dengan cara yang diatur dengan Undang – Undang mengatur tanah bagi kepentingan umum digunakan untuk pembangunan.

Terkait hal itu, warga di perumahan Griya Flamboyan Wakiki selama ini mengalami kebanjiran akibat tidak adanya pembuangan saluran drainase.

Pihak developer perumahan sudah mencoba berkomunikasi dengan salah seorang warga pemilik lahan yang akan direncanakan untuk pembuangan saluran drainase, namun warga yang mempunyai lahan tersebut meminta ganti kerugian dengan membayar harga tanah per meter.

Persoalan ini pun berlanjut hingga ke kantor lurah Tanjung Selamat, disitu, lurah Tj selamat Budiah mengundang kedua belah pihak agar menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

Namun, sayangnya upaya mediasi tersebut tidak ada titik temu, tetap pemilik lahan bernama Pak Nababan bersama Pak Saleh tidak terima dengan penawaran dari pihak developer perumahan.

” Saya sudah coba mengundang kedua belah pihak, pemilik lahan dengan pihak developer untuk bermediasi, namun hingga saat ini belum ada titik temu, padahal pihak developer perumahan sudah berniat baik untuk memberikan tali asih kepada mereka, namun pihak pemilik lahan tidak mau karena kurang kecocokan harga,” cetus Lurah Tj Selamat Budiah, Kamis (01/12).

Masih diterangkan Budiah, selaku Lurah Tanjung Selamat, tidak adanya titik temu dari pertemuan ini, maka pihak kelurahan akan melaporkan persoalan ini ke Camat.

” Saya sudah coba untuk melakukan mediasi ini, tapi pihak pemilik lahan tidak terima dengan tali asih pemberian dari pihak developer perumahan, ya terpaksa permasalahan ini saya lanjutkan ke Camat,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak Developer Perumahan Griya Flamboyan Wakiki sangat menyayangkan hal tersebut, sebab pembuangan saluran drainase yang akan dibuat di jalan umum, bukan milik pribadi.

” Kami sudah berupaya baik kepada pemilik lahan dengan memberikan tali asih, baik itu dari warga sekitar dan juga masjid, saya berikan, namun mereka menolak, padahal itukan jalan umum, untuk kepentingan bersama,” kesalnya

Selain itu, masih kata pihak developer, pihaknya akan menyerahkan permasalahan ini ke pemko Medan, karena pembuangan saluran drainase ini untuk kepentingan umum, akibat tidak adanya pembuangan saluran drainase, puluhan rumah terendam Banjir, harapannya.

(Surya Turnip)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...