Minggu, Februari 1, 2026
spot_img

Pemkab Asahan Tingkatkan Kapasitas Pengurus Masjid Lewat Pelatihan Manajemen dan Penguatan Iman

Kisaran, 4 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Peningkatan Iman dan Taqwa di Aula Melati Kantor Bupati Asahan sebagai upaya memperkuat kapasitas para pengurus masjid dalam pengelolaan dan pemberdayaan rumah ibadah di tingkat kecamatan hingga desa. Kegiatan ini menghadirkan 300 Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) dari seluruh wilayah Asahan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan dan diikuti oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, serta Kabag Kesra Setdakab Asahan. Para peserta menerima materi tentang tata kelola masjid, penguatan struktur kenaziran, strategi memakmurkan masjid, serta metode pembinaan jamaah agar program keagamaan berlangsung lebih terarah.

Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., dalam sambutannya menekankan bahwa masjid memiliki peran yang jauh lebih luas dari sekadar tempat beribadah. Masjid harus menjadi pusat pendidikan, pembinaan umat, dan penguatan nilai sosial di tengah masyarakat. Ia mengajak para pengurus BKM untuk bekerja secara kompak, profesional, dan adaptif dalam menghidupkan kegiatan keagamaan, termasuk pemberdayaan remaja masjid serta menciptakan suasana masjid yang nyaman, rapi, dan penuh keberkahan.

Menurutnya, kualitas pengelolaan masjid sangat menentukan keberhasilan program pembinaan umat di daerah. Oleh karena itu, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas para pengurus, sehingga masjid dapat menjalankan fungsinya secara optimal dan berkelanjutan.

Pemkab Asahan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pemakmuran masjid, mulai dari aspek pembinaan hingga penguatan kesejahteraan pengurus sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya ini menjadi bagian dari visi mewujudkan Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan melalui pemberdayaan rumah ibadah sebagai pusat harmonisasi dan pembangunan spiritual masyarakat. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Menaker: BLK Disiapkan jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Surakarta—Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar pelatihannya makin relevan dengan kebutuhan industri, lebih mudah diakses, dan buka kesempatan...

Nasional Corruption Watch (NCW) Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi Dalam Pengungkapan Kasus Korupsi dan Narkoba

Bekasi — Nasional Corruption Watch (NCW) menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi yang dinilai tak bosan-bosan menunjukkan prestasi dan kinerja positif dalam penegakan hukum...

Bupati Karo Apresiasi CSR Indomaret Salurkan Bantuan Nutrisi kepada 250 Keluarga

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi komitmen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dalam menyalurkan bantuan nutrisi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi...

Menuju Karo Unggul dengan meningkatkan Kebersihan, Bupati Karo Tinjau Gotong Royong Di Kecamatan Tigapanah

Tigapanah - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., Para Asisten...

Tokoh Adat Sumut Drs Muhammad Bakhsan Parinduri Sebut Gordang Sambilan Adalah Instrumen Religi yang Sakral Bukan Alat Untuk Demo

Neracanews | Mandailing Natal - Penggunaan alat musik tradisional Gordang Sambilan dalam aksi demonstrasi di Mandailing Natal baru-baru ini menuai kecaman dari kalangan budayawan,...