Kamis, Januari 29, 2026
spot_img

Pemkab Asahan Perkuat Posyandu sebagai Pusat Integrasi Layanan Sosial Dasar Tahun 2025

Asahan, 17 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan terus memperkuat peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai simpul utama integrasi layanan sosial dasar melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan Tahun 2025. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Rabu (17/12/2025).

Rapat koordinasi tersebut menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan perkembangan regulasi nasional serta kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam optimalisasi layanan dasar hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Kegiatan ini dihadiri Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, beserta jajaran pengurus Tim Pembina Posyandu, pimpinan perangkat daerah terkait, para camat se-Kabupaten Asahan, serta kepala puskesmas. Kehadiran unsur lintas sektor tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat peran Posyandu sebagai wadah pelayanan promotif dan preventif yang terintegrasi.

Dalam sambutannya, Bupati Asahan menegaskan bahwa penguatan kelembagaan Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2018 serta Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu. Melalui regulasi tersebut, Posyandu diarahkan menjadi pelaksana enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), meliputi bidang pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, serta bidang sosial, dengan cakupan layanan sepanjang siklus kehidupan.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pembagian peran yang jelas antarperangkat daerah, penguatan kebijakan pendukung, penyediaan sarana dan prasarana, dukungan operasional, serta peningkatan kesejahteraan kader Posyandu. Hal ini dinilai krusial agar integrasi layanan sosial dasar dapat berjalan secara efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Melalui konsolidasi ini, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap Posyandu mampu bertransformasi menjadi pusat layanan masyarakat yang adaptif, responsif, dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Asahan. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Data BNBA Kerusakan Rumah Bencana Hidromet Tapanuli Utara 2025 Difinalkan 486 Unit Rumah Diverifikasi

Taput (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi serta menentukan data akhir ‘By Name By Address’ (BNBA) untuk rumah...

Bangun Infrastruktur Terintegrasi, Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,9 Triliun

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menganggarkan dana sebesar Rp1,9 triliun untuk pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Dinas Pekerjaan...

Pemkab Asahan Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya

Kisaran, 27 Januari 2026 — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 Kategori...

HUT ke-18 BNPB Diraik Secara Sederhana di Taput, 40 Unit Huntara Hampir Rampung

Taput (Neracanews) | Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., bersama Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo didampingi Asisten Perekonomian dan...

Terungkap Fakta, Pengawas Waterpark Hotel Pia Tidak Memiliki Sertifikat Keahlian

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) – Korban meninggal bocah berusia 6 tahun tenggelam di Waterpark Hotel Pia Pandan kian terkuak. Temuan fakta terbaru mengungkap bahwa...