Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Data BNBA Kerusakan Rumah Bencana Hidromet Tapanuli Utara 2025 Difinalkan 486 Unit Rumah Diverifikasi

Taput (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi serta menentukan data akhir ‘By Name By Address’ (BNBA) untuk rumah terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025. Data tersebut disahkan dalam rapat koordinasi penetapan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si.

Rapat yang berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Tarutung pada Kamis (29/1/2026) dihadiri Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo, Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si, pimpinan perangkat daerah, camat, kepala desa wilayah terdampak, serta unsur Forkopimda termasuk Kapolres AKBP Ernis Sitinjak, Kasdim Mayor Arh A.S. Butarbutar, dan Kasubsi Pertimbangan Kajari Candra Habeahan.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menangani pascabencana. “Kita telah menunjukkan kecepatan dalam menanggapi data pertambahan dana tunggu hunian, dan hal ini harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Salah satu prioritas utama adalah pemindahan 7 kepala keluarga yang masih tinggal di pengungsian gereja dan tenda di Desa Sibalanga ke hunian sementara (huntara). “Target kita, minggu depan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di pengungsian karena huntara akan mulai dibuka,” jelas Bupati.

Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa bantuan pemerintah bersifat stimulasi dan bukan pengganti total kerugian. Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan gotong-royong pembersihan puing-puing, serta mendorong pembuatan data lokasi rawan bencana yang belum rusak namun berpotensi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menyampaikan bahwa data awal sebanyak 957 unit (termasuk lahan pertanian) telah melalui verifikasi selama 1 minggu dan uji publik selama 3 hari di 56 desa. Proses ini menemukan adanya data ganda, yang kemudian diperbaiki melalui pencocokan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Hasil akhir menunjukkan rumah rusak berat sebanyak 258 unit, rusak sedang 39 unit, dan rusak ringan 189 unit, dengan total 486 unit rumah terdampak,” jelasnya.

Rapat ditutup dengan penandatanganan data BNBA oleh Bupati bersama unsur Forkopimda sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan percepatan penyaluran bantuan pascabencana. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...