Data BNBA Kerusakan Rumah Bencana Hidromet Tapanuli Utara 2025 Difinalkan 486 Unit Rumah Diverifikasi

Taput (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah menyelesaikan proses verifikasi dan validasi serta menentukan data akhir ‘By Name By Address’ (BNBA) untuk rumah terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025. Data tersebut disahkan dalam rapat koordinasi penetapan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si.

Rapat yang berlangsung di Aula Martua Kantor Bupati Tarutung pada Kamis (29/1/2026) dihadiri Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Agus Wibowo, Sekretaris Daerah Drs. Henry M.M. Sitompul, M.Si, pimpinan perangkat daerah, camat, kepala desa wilayah terdampak, serta unsur Forkopimda termasuk Kapolres AKBP Ernis Sitinjak, Kasdim Mayor Arh A.S. Butarbutar, dan Kasubsi Pertimbangan Kajari Candra Habeahan.

Dalam arahannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam menangani pascabencana. “Kita telah menunjukkan kecepatan dalam menanggapi data pertambahan dana tunggu hunian, dan hal ini harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Salah satu prioritas utama adalah pemindahan 7 kepala keluarga yang masih tinggal di pengungsian gereja dan tenda di Desa Sibalanga ke hunian sementara (huntara). “Target kita, minggu depan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di pengungsian karena huntara akan mulai dibuka,” jelas Bupati.

Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa bantuan pemerintah bersifat stimulasi dan bukan pengganti total kerugian. Ia juga mengajak masyarakat untuk melakukan gotong-royong pembersihan puing-puing, serta mendorong pembuatan data lokasi rawan bencana yang belum rusak namun berpotensi.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menyampaikan bahwa data awal sebanyak 957 unit (termasuk lahan pertanian) telah melalui verifikasi selama 1 minggu dan uji publik selama 3 hari di 56 desa. Proses ini menemukan adanya data ganda, yang kemudian diperbaiki melalui pencocokan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

“Hasil akhir menunjukkan rumah rusak berat sebanyak 258 unit, rusak sedang 39 unit, dan rusak ringan 189 unit, dengan total 486 unit rumah terdampak,” jelasnya.

Rapat ditutup dengan penandatanganan data BNBA oleh Bupati bersama unsur Forkopimda sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, akuntabilitas, dan percepatan penyaluran bantuan pascabencana. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Badminton Antar Personel

Kabanjahe - Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terus terasa di lingkungan Polres Karo. Setelah menggelar berbagai kegiatan olahraga, kali ini Polres Karo menyelenggarakan turnamen...

Diduga Jadi Sarang Penyalahgunaan Sabu, Barak di Perladangan Tiganderket Dirobohkan Polisi

Karo - Berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial, sebuah lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan perladangan...

Tim LINGKABER Polres Karo Sisir Titik Rawan, Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar

Karo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai bentuk tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian...

“Sandiwara”, Kadisnaker Sumut dalam Kasus Buruh

Medan - Pengacara kondang Kota Medan Herdin Lase, S.H., bersama rekanya Fatiwanolo Zega, SH., Leo Hidayat Gea, S.H, Nofaomasi Laia, S.H., merupakan perwakilan buruh...

Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data

Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan....