Optimalisasi Pelayanan Kesehatan, LPKA Palu Dukung Implementasi INM dan IKP Klinik bersama Dinkes Kota Palu

Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu di bawah jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkumham Sulteng) dukung implementasi Indikator Nasional Mutu (INM) dan Indeks Keselamatan Pasien (IKP) Klinik Tingkat Kota Palu Tahun 2024. Hal ini ditegaskan LPKA Palu saat mengikuti workshop Instrumen Akreditasi yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu bertempat di Hotel Lawahba, Jl. Sisingamangaraja No. 33, Kota Palu, Kamis, (6/6/2024).

Hal ini bertujuan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang ada di Kota Palu telah memenuhi standar operasional prosedur dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Pada kegiatan tersebut, Klinik Pratama Ceria LPKA Palu mengirimkan satu perwakilan tenaga Kesehatan, Lise Apole yang juga turut dihadiri oleh masing-masing perwakilan dari berbagai klinik Kesehatan yang berada di Kota Palu.

Lise mengatakan bahwa Klinik Pratama Ceria LPKA Palu terus berupaya dalam memenuhi standar pelayanan mulai dari penimbangan bahan makanan, penyediaan obat-obatan, skrining HIV/AIDS secara berkala, hingga tes urine setioap bulannya.

“Klinik Pratama Ceria LPKA Palu pastikan siap mendukung implementasi INM dan IKP dalam mewujudkan layanan Kesehatan yang optimal. Hal ini menjadi komitmen kami,” jelas Lise.

Hal itu dipertegas oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun yang setiap saat melakukan monitoring dan evaluasi atas terselenggarannya pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Ceria LPKA Palu.

“Aksi prioritas kami adalah menjaga dan merawat kesehatan para anak binaan, segala upaya melalui inovasi telah dihadirkan, salah satunya KPK (Konsultasi Pelayanan Kesehatan) yang selalu siap siaga 1×24 jam,” tegas Revanda.

Sementara itu, Akram selaku Sekretaris Dinkes Kota Palu dalam sambutannya mengatakan bahwa kesehatan merupakan hal utama yang harus dijaga dengan baik, maka dari itu penting bagi seluruh penyelenggara kesehatan untuk terus meningkatkan kemampuan dalam memberikan pelayanan terbaik.

Akram berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik, agar mewujudkan para tenaga Kesehatan yang profesional.

“Ikuti kegiatan ini dengan baik, mari kita wujudkan pelayanan terbaik dalam bidang kesehatan khususnya di Kota Palu,” ajak Akram.

Ditempat berbeda, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermansyah Siregar menerangkan bahwa pelayanan kesehatan bagi warga binaan dan anak binaan merupakan salah satu indikator utama yang harus terpenuhi dengan baik pada Lapas/Rutan/LPKA. Maka dari itu, wajib untuk seluruh penyelenggaran layanan untuk terus meningkatkan pengatahuan dan kemampuan dalam bidang kesehatan.

“jadikan hal ini sebagai motivasi untuk terus memajukan pelayanan kesehatan pada Lapas/Rutan/LPKA guna mewujudkan Pemasyarakatan Sehat dan berdampak baik bagi di berbagai bidang,” pungkas Kakanwil Hermansyah.

Seluruh peserta kegiatan tersebut menerima materi tentang Penyelenggara Akreditas klinik, proses peningkatan mutu dan keselamatan pasien, penyelenggaraan Kesehatan perseorangan, serta penguatan penerapan INM dan IKP Klinik.

Diketahui kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, Kamis (6/6/2024) hingga Jumat (7/6/2024) dengan mengahadirkan para narasumber yang berkompeten dalam bidang kesehatan.(Rel)

CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Rico Waas Lepas Delli Yudha, Sambut Fernando Batubara: Sinergi TNI dan Pemko Medan Harus Makin Kuat

Suasana keakraban dan kehangatan mewarnai acara Pisah Sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan yang digelar di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan, Senin (14/9/2026). Wali Kota...

Ini Daftar 43 Pelajar SMKN 1 Merdeka yang Keracunan MBG

Karo - Keracunan MBG kembali menelan korban di Kabupaten Karo akibat kelalaian tata kelola program pemerintah. Sebanyak 43 pelajar SMK Negeri 1 Merdeka Kabupaten...

RDP dengan Komisi II DPR RI, Wagub Surya Paparkan Strategi Optimalisasi Aset dan BUMD untuk Dongkrak PAD Sumut

JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat penataan, pengamanan, dan optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta aset Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)...

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan Tahun Anggaran...

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI Cabang Asahan

KISARAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Asahan di Aula Bapperida Kabupaten Asahan, Senin...