Listrik Pantai Barat Padam, Ini Penjelasan Manager PLN ULP Natal

Neracanews | Mandailing Natal – Manajer PLN ULP Natal Muhammad Faiz mengatakan, Padamnya listrik akhir – akhir ini salah satu nya terjadi akibat cuaca ekstrim selain juga di sebabkan gangguan lainnya seperti tiang yang tertabrak mobil seperti kejadian di tarlola pada hari jumat 5 Mei yang lalu, Faiz saat di hubungi melalui watshapnya, Minggu (07/05/2023).

Dampak dari cuaca ekstrim tersebut membuat pohon tumbang dan menimpa jaringan listrik. Keadaan itu disebut membutuh waktu untuk diperbaiki.

“Tantangan kami adalah menjaga jaringan listrik yang melewati hutan atau kebun-kebun yang rawan tumbang dan mengenai jaringan listrik,” tambahnya. Selain itu, kabel PLN yang panjang jaringan utamanya hampir mencapai 200 km dari Gardu Induk Panyabungan sampai batu mundom kecamatan Muara Batang Gadis dan total panjang jaringan keseluruhan lebih dari 606 km membuat potensi gangguan semakin tinggi.

Namun begitu, PLN melihat kondisi tersebut sebagai tantangan. Kondisi tersebut membuat PLN selalu dalam posisi siaga dan siap kapan saja untuk melakukan perbaikan. Tentu tidak hanya melakukan perbaikan saat terjadi gangguan, PLN ULP Natal pun rutin melakukan kegiatan pemeliharaan seperti perbaikan jaringan, penggantian komponen tua atau rusak dan kegiatan penebangan dan pemangkasan pohon yang terkadang juga memerlukan pemadaman.

Untuk meningkatkan keandalan listrik di wilayah pantai barat dan sekitar nya, beberapa pekerjaan perbaikan telah dilakukan oleh PLN, mulai dari penggantian 3 km hantaran udara menjadi kabel bawah tanah di daerah rawan longsor, memasang kabel berisolasi, mengganti tiang rawan tumbang dan lain sebagainya.

Saat ini sedang berproses pembangunan jaringan interkoneksi sepanjang 5.2 kms dari batang toru – batu mundom sehingga suplai wilayah pantai barat di suplai dari 2 sumber. Selain itu telah direncanakan pula pembangunan Gardu Induk Baru untuk meningkatan dan memenuhi kebutuhan pasokan listrik untum wilayah Natal dan sekitar nya yang insya allah selesai akhir tahun 2024 atau 2025.

“Terkait dengan pemadaman listrik beberapa waktu terkakhir ini, kami dari PLN ULP Natal menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan-pelanggan kami yang terdampak akibat gangguan pasokan listrik.

Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menanam pepohonan di sekitar aliran listrik dan mengiklaskan jika pohon yang mengganggu jaringan listrik di tebang oleh pihak PLN untuk kebaikan kita bersama, ucapnya. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

MTQ Ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Diikuti 1.109 Peserta dari Seluruh Daerah

Deli Serdang – Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. Romo H. R....

Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Tapteng Gelar Aksi Donor Darah

Tapanuli Tengah (Neracanews) - Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80, Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar aksi bakti kesehatan berupa donor darah. Kegiatan yang mengusung...

MTQ ke-40 Sumut Resmi Dibuka, Bobby Nasution Ajak Implementasikan Nilai Alquran dalam Pembangunan

DELISERDANG – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut...

Bobby Nasution Larang ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Gunakan Vape

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution melarang aparatur sipil negara (ASN), non-ASN, hingga pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumut menggunakan...

Semarak Hari Lingkungan Hidup: Pemkab Inhu Sukses Luncurkan Aksi Tanam 4.000 Pohon Serentak di Sekolah!

INHU – Atmosfer penuh semangat hijau menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Bertepatan dengan momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemerintah Kabupaten Inhu...