Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Kunker ke SMPN 2 Sinehi, Bupati Eddy Berutu Ajak Siswa Stop Bulying

DAIRI – Bupati Dairi Dr. Eddy Keleng Ate Berutu dalam Kunjungan Kerjanya di Kecamatan Siempat Nempu Hilir (Sinehi) berpesan kepada siswa SMPN 2 Sinehi untuk tidak melakukan bulying (perundungan) dan senantiasa bijak dalam bermedia sosial (medsos), Kamis (7/3/2024).

Bupati yang didampingi kepala sekolah SMPN 2 Sinehi Mardianto Sinaga menyampaikan bahwa dalam kongres PGRI ke XXIII beberapa waktu lalu, Presiden RI Jokowidodo menyampaikan bahwa sekolah harus menjadi safe house (red : rumah aman) bagi siswa/pelajar.

“Dalam kongres itu, Jokowi menjelaskan bahwa kasus bulying akan mempengaruhi kualitas SDM kita, padahal pada hakikatnya Indonesia memiliki kesempatan besar untuk melompat lebih tinggi menjadi negara maju. Pesan ini harus sampaikan kepada anak-anakku sekalian,” kata bupati.

Disebutkan, bila kasus bulying ini makin marak dikalangan pelajar upaya kita dalam mencapai Indonesia Emas di 2045 dan menjadi negara maju akan sulit diwujudkan.

“Kasus Bulying bukan hanya terjadi secara langsung didunia nyata, tapi sosial media atau dunia maya juga menjadi pemicu maraknya kasus bulying. Itulah pentingnya kita bijak dalam bermedia sosial. Jangan sampai medsos atau gadgetmu yang mengontrolmu,”tambahnya

Sekolah sebagai pusat pendidikan kata Eddy Berutu memiliki peran untuk mencetak, membangun SDM yang baik, baik secara fisik, skill, mental dan karakter. Sekolah pun menjadi sarana Siswa untuk ditempa menjadi pribadi yang optimis, berani berkompetisi kreatif dgn inovatif.

“Dalam hal ini, Guru tidak boleh diam, guru harus lebih banyak belajar yang juga memiliki tanggung jawab serta menjadi ujung tombak menciptakan lingkungan sekolah yang aman bagi siswa. Kasus bulying tak boleh ditutup-tutupi tapi harus diselesaikan. Mari bijak bermedia sosial, dan Stop Bulying,” katanya mengakhiri.

Sebagai informasi, SMPN 2 Sinehi ini memperoleh pembangunan di Tahun 2023 yakni rehabilitasi 4 ruangan kelas dengan biaya Rp. 483.687.200 dan rehab toilet dengan anggaran Rp. 78.875.000. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...