Jembatan Dusun Sitakka Menunggu Korban, Hampir Rubuh Akibat Banjir, Warga Harapkan Perhatian Pemkab Taput

Taput (Neracanews) Jembatan penghubung dusun Sitakka, desa Aek Siansimun, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, mengalami kerusakan parah bahkan hampir rubuh setelah diterjang banjir pada malam hari 25-26 November 2024. Kondisi jembatan yang menjadi satu-satunya jalur akses warga membuat masyarakat khawatir, menyebutkan “hanya menunggu korban jiwa” jika tidak segera ada penanganan dari pemerintah.

Pantauan wartawan yang turun lapangan pada Jumat (19/12/2025), bersama Kepala Desa Aek Siansimun Junios Lumbantobing, Danramil Tarutung, dan Babinsa menunjukkan, jembatan sepanjang kurang lebih 5 meter dan lebar 2,5 meter, hanya bertahan karena rangka besi pasangan rabat beton yang melapis landasan jembatan, lapisan sudah retak dan goyang. Tanah penahan di bagian bawah jembatan sudah terkikis habis oleh arus banjir sungai, sehingga warga yang melintas harus berjalan dengan sangat hati-hati.

Menurut Junios Lumbantobing, jembatan itu sudah tidak layak lagi untuk dilewati. Kondisi saat ini sudah di luar kemampuan masyarakat. “Jembatan ini adalah satu-satunya jalur penghubung ke dusun Sitakka. Tanpa jembatan yang layak, aktivitas warga akan terganggu total,” ujarnya.

Kerusakan jembatan juga berdampak pada perekonomian warga, yang sebagian besar bekerja sebagai petani sawah. Selain itu, anak-anak sekolah yang harus melintas setiap hari juga menjadi perhatian utama. “Anak-anak, pengendara mobil, dan roda dua harus selalu waspada. Ini sudah menjadi keluhan warga sejak cuaca ektrim bulan lalu,” kata salah satu warga dusun Sitakka.

Selain jembatan, kondisi jalan akses antar desa kawasan tersebut juga memprihatinkan. Di titik Jalinsum, persis di seberang jembatan Sitakka menuju Sibolga, badan jalan nasional mengalami longsor. Warga khawatir longsor tersebut akan menimpa rumah pemukiman yang berada di lereng perbukitan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara segera menindaklanjuti kondisi ini dengan mencari solusi dan membangun jembatan baru secara cepat. “Kami harap pemkab dapat memperhatikan hal ini dengan serius, karena jembatan ini merupakan jalur utama perekonomian masyarakat,” tegas Junios. (Henry)

CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati

KARO – Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar...

Pemerintah Kecamatan Natal Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Merdeka Natal

Neracanews | Mandailing Natal - Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Natal dan Dinas Instansi melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 di...

PAD Karo Melonjak Rp 12,2 Miliar di P-APBD 2026

PAD Karo mengalami kenaikan signifikan pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Karo mencatat lonjakan pendapatan daerah yang bersumber...

Bupati Asahan Buka Festival Seni Qasidah 2026, Diikuti 626 Peserta dari 25 Kecamatan

KISARAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 di Aula Melati...

Bupati Asahan Buka Latihan Kader II HMI Tingkat Nasional Tahun 2026

KISARAN – Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri pembukaan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)...