Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Koalisi Tanjungbalai Bersih Diduga Inspektorat Main Mata Dengan ASN Bermasalah

TANJUNGBALAI – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Tanjungbalai Bersih turun ke jalan melakukan demostrasi dikantor walikota Tanjungbalai.Senin (5/5/2025). Aksi damai ini membawa pesan yang mengguncang: Inspektorat Pemerintah Kota dituding bukan lagi sebagai pengawas, melainkan pelindung pelanggaran dan kepentingan kekuasaan.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Azhari Munthe menyebut Inspektorat telah gagal total menjalankan fungsinya sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). “Bukan hanya abai, mereka justru diduga aktif membiarkan praktik bobrok di lingkungan Pemko. Ini bukan kelalaian, ini pengkhianatan terhadap amanah publik,” tegasnya.

Massa menuntut pencopotan Kepala Inspektorat yang dinilai ikut melanggengkan pembiaran atas berbagai persoalan besar: mulai dari gagal bayar proyek APBD 2024, penundaan gaji honorer, hingga pemotongan TPP ASN. “Semuanya dibiarkan, tak satu pun diusut secara transparan. Ada apa dengan Inspektorat?” ujar Azhari lantang.

Sorotan juga tertuju pada kasus mantan istri wali kota yang disebut tidak bekerja selama tiga tahun namun tetap mendapat hak pensiun secara terhormat. Hasil audit Inspektorat dinilai janggal dan tidak mencerminkan fakta yang sebenarnya.

“Ini bukan sekadar pembiaran—ini sudah masuk ke wilayah manipulasi audit. Kepala Inspektorat harus bertanggung jawab. Jangan sampai lembaga pengawas berubah jadi perisai pejabat bermasalah,” kecam orator aksi lainnya, Alrivai Zuhairisah.

Massa diterima oleh Sekretaris Daerah, Nurmalini Marpaung, yang berjanji menyampaikan tuntutan mereka kepada Wali Kota. Meski aksi berlangsung damai, pesan yang dibawa para demonstran jelas dan tajam: bersihkan Inspektorat dari aktor-aktor yang bermain di balik layar kekuasaan.

(Ilham)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...