Jembatan Lumban Silintong Kecamatan Pagaran Berbiaya Rp 332 Juta Baru Selesai Dikerjakan, Permukaan Sisi Jalan Tergerus Air dan Abutmen Terlihat Retak

Taput | (Neracanews) – Jembatan Lumban Silintong yang baru selesai di kerjakan, mengelupas dan material berupa batu bercampur pasir yang menutup kedua sisi jembatan tergerus air hujan.

Saat media melakukan monitoring di kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, hujan deras mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Sumatera Utara Jumat (17/10/2025) sore.

Tampak material bahan bangunan berupa campuran pasir dan batu (sirtu) berserakan di permukaan aspal bekas galian pembangunan jembatan. Hampir separuh dari permukaan jembatan beton sepanjang kira-kira 2 meter juga terlihat meninggi sehingga kendaraan kecil seperti kendaraan pribadi kesulitan melintasi jembatan.

Abutmen, berupa penyangga jembatan yang menghubungkan dek (permukaan jembatan) ke tanah yang berfungsi menopang bobot vertikal maupun horisontal juga terlihat retak.

Kendaran roda empat maupun roda dua yang melintas harus ektra hati-hati, serta beberapa siswa yang kebetulan melintas melalui jembatan hendak pulang ke rumah usai jam pelajaran mengatakan permukaan jalan sebelumnya tidak ada masalah, usai pekerjaan pembangunan jembatan tuntas. “Selama ini permukaan jalan terlihat rata. Karena hujan deras, jadi seperti ini (tergerus banjir),” kata mereka sembari berlalu.

Meski baru selesai dikerjakan, papan informasi proyek pekerjaan jembatan diduga sengaja dirobek dan dilemparkan beberapa meter dari lokasi pekerjaan.

Setelah sobekan plank proyek direkonstruksi, dapat diketahui bahwa pekerjaan pembangunan jembatan dengan nama paket “Penanggulangan Bencana Alam Longsor Jembatan Lumban Silintong, Kecamatan Pagaran” didanai belanja tidak terduga (BTT) APBD Taput tahun 2025.

Pekerjaan dengan pagu anggaran Rp 332,8 juta (Tiga ratus tiga puluh dua juta delapan ratus ribu rupiah) yang dikerjakan CV Samuel Sahattua, dengan pimpinan Dame Purba sebagai Direktris, dengan masa kerja tertanggal dimulai 11 Juni dan selesai 8 Oktober 2025.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, bahwa pekerjaan pembangunan jembatan didanai BTT APBD Taput tahun 2025, pihak BPBD Taput belum bisa dimintai tanggapan berhubungan hari ini Sabtu (18/10/2025) kantor tutup. Upaya konfirmasi oleh media melalui telepon kepada PPK pekerjaan maupun pejabat lainnya, hingga berita ini dilansir belum ada jawaban. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Genjot Ekonomi Desa, Pemprov Sumut Dorong BUMDes Naik Kelas Lewat Pelatihan dan Klinik Usaha

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mendorong peningkatan perekonomian desa melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hingga saat ini,...

Stok Pupuk Bersubsidi Terbatas, Pemkab Taput Perketat Pengawasan Distribusi

Taput (Neracanews) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menunjukkan komitmennya dalam mengawal distribusi sarana produksi pertanian. Tim gabungan Pemkab Taput melakukan monitoring Harga...

Erni Hutauruk Dilaporkan, Erikson Sianipar: Apa yang Diucapkan Harus Bertanggung Jawab

Taput (Neracanews) Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Utara, Erikson Sianipar, resmi melaporkan Erni Mesalina Hutauruk ke Polres Tapanuli Utara. Laporan ini dilatarbelakangi dugaan...

Hotbin Simaremare : “Borok Erikson bukan urusan partai politik”

Hotbin Simaremare, Kuasa hukum Ketua Koperasi Produsen Multi Pihak Erni Hutauruk menegaskan, bahwa persoalan hukum yang menyeret Ketua Koperasi HKTI Erikson Sianipar bukan menyoal...

Perkara Harta Gono-gini Winarti Binti Sugiono dengan Aswari Saragih Bin Anwar Saragih Berujung Sita Eksekusi Tanah dan Bangunan oleh Pengadilan Agama Panyabungan

Neracanews | Mandailing Natal – Perkara Winarti binti Sugiono bertempat tinggal dikampung Karang Rejo Desa Pinang Kencana Kecamatan Tanjung Pinang Timur Kabupaten Kota Tanjung...