Kamis, Maret 12, 2026
spot_img

Indra SH, Simaremare: Dari Sekda Taput ke Panggung Seleksi Sekda Tapteng, Kisah Dedikasi Seorang Pamong Sejati

TAPANULI TENGAH — Nama Indra SH. Simaremare kembali menjadi sorotan di dunia birokrasi Sumatera Utara. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) itu kini tengah mengikuti seleksi terbuka calon Sekda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Dari lima peserta yang bersaing, Indra menjadi satu-satunya kandidat yang sudah berpengalaman menjabat Sekda pemerintah kabupaten. Sebuah modal besar yang membuat banyak pihak menaruh perhatian pada kiprahnya kali ini.

Dari IPDN ke Taput, Lintasan Karier yang Menginspirasi

Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini dikenal sebagai sosok pamong yang matang dan berintegritas. Ia merupakan pegawai negeri sipil di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan mulai diperbantukan ke Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sekitar tahun 2015.

Langkah kariernya menanjak cepat. Ia sempat menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Taput, sebelum akhirnya dipercaya menjadi Sekretaris Daerah pada Oktober 2019.

Selama hampir lima tahun mengemban jabatan itu, Indra menjadi sosok penting di balik arah kebijakan pembangunan Taput. Hingga akhirnya pada November 2024, masa tugas perbantuannya berakhir dan ia ditarik kembali ke Kemendagri.

Tak berhenti di situ, setahun sebelumnya Indra berhasil menuntaskan studi doktoralnya di IPDN dan menyandang gelar Doktor Ilmu Pemerintahan—sebuah pencapaian akademik yang menegaskan dedikasinya terhadap dunia birokrasi.

Pemimpin yang Rendah Hati dan Dekat dengan Staf

Di mata rekan-rekannya, Indra bukan sekadar atasan, melainkan rekan kerja yang terbuka dan hangat.

Hal itu disampaikan Luhut Aritonang, mantan Kepala Bappeda Litbang Taput yang pernah bekerja langsung di bawah kepemimpinan Indra.

Menurut Luhut, gaya kepemimpinan Indra jauh dari kesan kaku atau berjarak. Ia lebih memilih menjadi pendengar dan mitra diskusi bagi para pimpinan Perangkat Daerah (PD) dan selalu memiliki solusi untuk setiap permasalahan yang dihadapi PD .

“Ruang kerja Pak Indra selalu ramai oleh staf dan kepala PD. Dalam sehari bisa sampai sepuluh rapat di ruang kerjanya,” kenang Luhut.

Bagi Luhut, hal itu bukan karena formalitas jabatan, melainkan karena Indra selalu membuka pintu bagi siapa pun yang ingin berdiskusi dan mencari solusi.

Setiap kebijakan yang diambil pun lahir dari musyawarah, bukan keputusan sepihak. “Ia tahu betul bagaimana peran Sekda sebagai pembantu Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan,” tambahnya.

Pengalaman yang Jadi Nilai Lebih

Kini, dengan pengalaman lima tahun sebagai Sekda Taput, Indra tidak lagi perlu beradaptasi dengan ritme dan tanggung jawab jabatan itu. Ia telah memahami seluk-beluk koordinasi antar-PD, penyusunan kebijakan daerah, hingga tata kelola administrasi pemerintahan yang efektif.

Bagi panitia seleksi, pengalaman tersebut tentu menjadi nilai lebih. Terlebih, proses seleksi Sekda Tapteng digelar secara transparan dan sesuai regulasi—meliputi evaluasi administrasi, penilaian kompetensi, hingga wawancara akhir.

Persaingan Sehat Menuju Kursi Sekda Tapteng

Selain Indra, terdapat empat kandidat lain yang juga berkompetisi, yakni Binsar Tua H Sitanggang, Jonnedi Marbun, Antonius Simanjuntak, dan Johannes Hanzen Saruksuk.
Masing-masing membawa latar belakang dan pengalaman berbeda, namun publik menilai kehadiran Indra memberi warna tersendiri pada seleksi kali ini.

Pamong yang Tak Pernah Berhenti Mengabdi

Meski kini tak lagi menjabat di Taput, semangat pengabdian Indra SH. Simaremare tak pernah padam. Ia kembali melangkah ke medan pengabdian baru, membawa bekal pengalaman, pengetahuan, dan kerendahan hati yang menjadi ciri khasnya.

Dalam setiap langkahnya, Indra seolah mengingatkan bahwa birokrasi bukan sekadar jabatan, melainkan ladang pengabdian untuk rakyat.
Dan siapa tahu, dari ruang seleksi di Tapanuli Tengah inilah, babak baru perjalanan seorang pamong sejati bernama Indra SH. Simaremare akan dimulai. (As/red)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

PMI Medan dan Palang Merah Amerika Paparkan Program Ketahanan Panas kepada Pemko Medan

Medan - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Medan bersama perwakilan Palang Merah Amerika beraudiensi dengan Pemko Medan, Kamis (12/3/2026). Rombongan diterima Wakil Wali Kota...

Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana

MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) berkolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut mengembangkan satu data tunggal kebencanaan melalui portal...

Dewan Pendidikan Taput Dilantik, Diharapkan Dorong Kemajuan Pendidikan dan Pembentukan Karakter

Taput (Neracanews) - Bupati Tapanuli Utara (Taput) Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, melantik anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Taput dalam acara yang berlangsung di SMP Negeri...

Wabup Taput Buka Forum RKPD 2027 Fokus pada Akselerasi Ekonomi dan Kualitas SDM

Taput (Neracanews) - Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, membuka secara resmi Forum Lintas Perangkat...

NCW Terima Balasan Klarifikasi Imigrasi Soal 10 WNA, Minta Proses Hukum Dibuka Secara Transparan

Bekasi – Nasional Corruption Watch (NCW) DPD Bekasi Raya menyatakan telah menerima balasan resmi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang terkait permohonan...