HUT Madina ke-25 Pemkab Hadirkan Ustadz Ucay Finalis Aksi Indosiar Da’i Asal Kabupaten Batu Bara

Neracanews | Mandailing Natal – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-25 Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1445 H, Pemkab Madina tahun ini kembali menghadirkan seorang penceramah kondang yang diharapkan punya daya tarik sekaligus bermanfaat bagi umat khususnya ajaran-ajaran Islam.

Acara bertajuk Zikir dan Doa yang digelar dilantai 1 Masjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan pada Kamis (7/3/2024) siang ini di isi tausiah oleh Penceramah Anugerah Cahyadi (Ucay), Finalis aksi Indosiar yang juga seorang Da’i asal Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Ustadz Ucay yang selalu menyampaikan tausiah dengan gaya keren ini memuji langkah Bupati Madina HM. Ja’far Sukhairi Nasution yang selalu mengundang Da’i di setiap kegiatan HUT Kabupaten yang dipimpinnya.

Foto : Ustadz Ucay saat memberikan kata-kata tausiyahnya di Masjid Agung Nur Alanur Panyabungan

Ini baru Bupati yang paten, Kabupatennya yang ulang tahun selalu mengutamakan undang Da’i ketimbang Artis ibukota. Semoga kumpulnya kita disini menguatkan ukhuwah Islamiyah kita, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Ustadz Ucay.

Lanjut tausiah Ucay, Di zaman Nabi Musa ada yang punya harta sombong namanya Qarun. Plus ada yang punya kedudukan bukan hanya sombong tapi juga zalim namanya Fir’aun. Saking sayangnya Allah dua Nabi dikirimkan untuk mengingatkannya dengan perkataan lembut.

Namun Qarun dan Fir’aun tidak mau diingatkan. Maka Allah tenggelamkan mereka.

Jadi kalau ada pejabat angkuh atau sombong setelah diingatkan itu ketinggalan zaman. Karena dulu sudah ada dan ditenggelamkan Allah, jadi kesombongan itu yang merusak diri,” jelas Ucay.

Beliau juga berpesan agar jangan menyalahgunakan kewenangan karena itu hanya titipan Allah Swt.

“Oleh karena itu ketika dititipi kedudukan, gunakanlah untuk kepentingan ibadah. Buatlah kebijakan yang bernilai ibadah mumpung masih berjabatan, kalau sudah tidak lagi menjabat kan tidak bisa lagi begitu,” tambahnya lebih lanjut.

Menurutnya, Setinggi apapun pangkat dan sebanyak apapun gelar serta penghargaan akan habis di saat pensiun.

“Ketika sudah pensiun tinggal bagaimana kepribadian kita kembali kepada masyarakat,” terangnya.

Terpantau, Jemaah yang hadir pun tampak antusias mendengarkan apa yang disampaikan ustadz Ucay.

Acara zikir dan doa ini dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Madina, Ketua TP PKK, Asda, Pimpinan OPD, Forkopimda, Camat, Kades/Lurah, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta undangan lainnya.

Sebelumnya, Bupati Madina HM. Ja’far Sukhairi Nasution dalam sambutannya kembali mengingatkan terkait kedisiplinan dalam menghadiri acara khususnya keagamaan dalam rangkaian HUT ke-25 Madina. (Hem Surbakti/Tim)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Barak Diduga Tempat Konsumsi Sabu Yang Viral di Medsos Digerebek, Satresnarkoba Polres Karo Bakar Lokasi

Berastagi - Berawal dari informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan keberadaan barak narkoba di wilayah Berastagi, Satuan Reserse Narkoba Polres Karo bergerak...

Tiorita Surbakti Resmi Terima SK Plt Bupati Langkat, Gubernur Bobby Nasution Tekankan ASN Harus Layani Masyarakat

MEDAN – Wakil Bupati Langkat Tiorita Surbakti resmi menerima Surat Keputusan (SK) sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat. SK tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur...

Tim Opsnal Polres Tapteng Tindak Pengedar Sabu di Dua Tempat Berbeda

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) berhasil meringkus dua pria yang diduga kuat sebagai...

Batalyon Parako 463 Pasgat Sukses Menggelar Liga Topskor Zona Medan dan Zona Simalungun Season 2026

Medan - Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat, Letkol Pas Jhon Herriansyah Siregar, sukses menggelar Liga TopSkor Zona Medan dan Zona Simalungun Season 2026 yang...

Polsek Simpang Empat Mediasi Tawuran Pelajar, Dua Desa Sepakat Berdamai

Karo – Upaya penyelesaian secara persuasif dilakukan Polsek Simpang Empat terhadap kasus tawuran yang melibatkan remaja dan pelajar dari Desa Lingga dan Desa Nangbelawan,...