Gandeng BNN Kota Palu dan Mitra Terkait, LPKA Palu Bentuk Gugus Tugas Anti Narkoba

Palu – Mewujudkan generasi yang bersih dari penyalahgunaan Narkoba, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu Kanwil Kemenkumham Sulteng perkuat sinergitas bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu dalam membentuk satuan gugus tugas anti narkoba di Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, LPKA Palu bersama BNN Kota Palu telah resmi menyepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam mendukung Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan melakukan beberapa rangkaian kegiatan rutin seperti, penggeledahan kamar hunian anak binaan dan melakukan tes urine setiap bulannya kepada Pegawai serta para anak binaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun, Kepala BNN Kota Palu, AKBP.Dr.Baharuddin, serta perwakilan para Mitra Terkait, seperti Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kota Palu, Dasman Lamasiara dan Akademisi dari Perguruan Tinggi yang berlokasi di Roemah Balkot, Jl. Balaikota No.1 Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam momen itu, Revanda Bangun menyampaikan, hal ini merupakan salah satu target kerjanya di Tahun 2024 dalam memberantas Peredaran gelap Narkoba.

“Kita mulai pendekatan kepada para generasi muda, harus ditekankan dan dibimbing sejak dini. Tujuannya agar mereka menjadi pelopor ditengah masyarakat nantinya,” terang Revanda, Kamis, (2/5/2024).

Ia berharap, agar jalinan sinergitas antar LPKA Palu dan BNN Kota bersama Mitra Terkait dalam membentuk gugus tugas anti narkoba dapat membantu mewujudkan Sulawesi Tengah Bersih dari Narkoba (Bersinar).

“Nantinya, akan banyak lagi para mitra terkait yang akan kita gandeng bersama. Keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen kuat atas jalinan sinergitas, pastinya harus bekerjasama dengan lebih solid dan kompak dalam menjalankan tugas dan fungsi guna memberantas narkoba di Sulawesi Tengah,” harapnya

Sementara itu, Kepala BNN Kota Palu, AKBP.Dr.Baharrudin mengatakan, bahwa LPKA Palu merupakan salah satu percontohan Lapas/Rutan Bersinar di bawah jajaran Kanwil Kemenkumham Sulteng. Hal itu dibuktikan dengan tidak adanya penemuan barang-barang terlarang ataupun penggunaan obat terlarang baik dari para pegawai ataupun anak binaan.

“Kita sudah menjalin kerja sama kurang lebih dua Tahun, setiap bulannya kita melakukan penggeledahan dan tes urine. Alhamduillah, semuanya negatif. Jadi semakin kuat dan pasti bersama LPKA Palu dalam membentuk gugus tugas anti narkoba di Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu,” tegas Baharrudin

Tidak hanya itu, komitmen bersama tersebut semakin kuat dengan kontribusi dari Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat, Dasman Lamasiara dan Akademisi Perguruan Tinggi.

Menurut Dasman, harus ada terobosan dan peran aktif dalam memberantas peredaran narkoba. Semua itu berhasil jika ada persamaan persepektif baik dari Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota, Kementerian/Lembaga, serta kesadaran dari Masyarakat.

“Inilah tugas dan fungsi dari gugus tugas anti narkoba yang akan dibentuk, semua elemen harus Bersatu padu. Semoga niat baik ini dapat berjalan dengan baik dan lancer,” pungkas Dasman.(Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Polda Sumut Dukung Tambang Illegal Setelah Wakapolda Posting Turun Lokasi

Tano Tombangan - Belasan alat berat kembali memasuki area Tambang Illegal di perbatasan Tapanuli selatan dengan Kabupaten Mandailing Natal, tepatnya di Aek Jarum muara...

Polres Karo Laksanakan Pengawasan Pengamanan Ibadah Minggu di Sejumlah Gereja Kabanjahe

Karo - Polres Karo melalui personel Pawas, Padal, Piket Sipropam dan piket fungsi melaksanakan pengecekan serta pengawasan terhadap personel yang bertugas melakukan pengamanan ibadah...

Pelaksanaan Reses II Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan Dapil IV Kabupaten Mandailing Natal T.A 2025/2026

Neracanews | Mandailing Natal – Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Fraksi PDI Perjuangan Dapil IV, Teguh W Hasahatan Nasution, SH.MH, melaksanakan kegiatan Reses II...

Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyebut Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KMP) menjadi penguat ekonomi rakyat hingga ke tingkat desa dan kelurahan....

Sudah Lapor Mendagri Berobat Ke Luar Negeri, Rico Waas Tegaskan Tidak Gunakan Dana APBD

MEDAN — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku kepergiannya berobat ke luar negeri sudah melapor ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Karena...