Minggu, Februari 1, 2026
spot_img

Bupati Taput Terima Kunjungan Kemenkeu-PT SMI, Minta Dukungan Restrukturisasi Pinjaman PEN

Taput (Neracanews) – Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama Wakil Bupati Deni Lumbantoruan didampingi jajaran OPD terkait, menerima kunjungan lapangan Tim Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero/PT SMI) di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Taput, Kamis (18/12/2025).

Tim Kemenkeu yang hadir berasal dari Direktorat Jenderal Keuangan dan Perimbangan (DJKP), antara lain Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah Adriyanto serta Direktur Dana Transfer Umum Purwanto beserta jajaran. Sementara itu, dari PT SMI turut hadir Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek Faris Pranawa dan Kepala Divisi Umum dan Pengadaan Cipto Adi Utomo beserta jajaran.

Kunjungan ini bertujuan untuk koordinasi dan peninjauan lapangan terkait penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda beberapa wilayah Taput, sekaligus membahas dukungan kebijakan fiskal dan skema pembiayaan guna mempercepat pemulihan pascabencana.

Dalam sambutannya, Bupati Jonius menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kehadiran Kemenkeu dan PT SMI di tengah situasi kebencanaan. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat dan BUMN tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam mendukung daerah dan masyarakat terdampak.

“Pemerintah Kabupaten Taput berkomitmen penuh untuk melaksanakan penanganan darurat, pemulihan, rehabilitasi, serta rekonstruksi pascabencana secara terencana, terukur, dan terkoordinasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, PT SMI memberikan bantuan kemanusiaan berupa uang tunai sebesar Rp500.000.000 yang telah ditransfer ke rekening donasi penanganan bencana Taput pada hari yang sama. Bantuan ini akan digunakan untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan masyarakat terdampak.

Bupati juga menjelaskan kondisi terkini dampak bencana, termasuk kerusakan infrastruktur, penanganan pengungsi, pemulihan layanan dasar, serta rencana pembangunan hunian sementara dan tetap bagi masyarakat terdampak berat.

Selain itu, Pemerintah Taput menyampaikan harapan dukungan terkait restrukturisasi perpanjangan tenor Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Tahun 2020, guna menjaga keberlanjutan fiskal daerah di tengah upaya pemulihan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat, BUMN, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan memastikan pembangunan serta pelayanan publik di Taput kembali berjalan optimal. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Menaker: BLK Disiapkan jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Surakarta—Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar pelatihannya makin relevan dengan kebutuhan industri, lebih mudah diakses, dan buka kesempatan...

Nasional Corruption Watch (NCW) Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi Dalam Pengungkapan Kasus Korupsi dan Narkoba

Bekasi — Nasional Corruption Watch (NCW) menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi yang dinilai tak bosan-bosan menunjukkan prestasi dan kinerja positif dalam penegakan hukum...

Bupati Karo Apresiasi CSR Indomaret Salurkan Bantuan Nutrisi kepada 250 Keluarga

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi komitmen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dalam menyalurkan bantuan nutrisi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi...

Menuju Karo Unggul dengan meningkatkan Kebersihan, Bupati Karo Tinjau Gotong Royong Di Kecamatan Tigapanah

Tigapanah - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., Para Asisten...

Tokoh Adat Sumut Drs Muhammad Bakhsan Parinduri Sebut Gordang Sambilan Adalah Instrumen Religi yang Sakral Bukan Alat Untuk Demo

Neracanews | Mandailing Natal - Penggunaan alat musik tradisional Gordang Sambilan dalam aksi demonstrasi di Mandailing Natal baru-baru ini menuai kecaman dari kalangan budayawan,...