Minggu, Februari 22, 2026
spot_img

Bupati Sergai Ajak Masyarakat Junjung Tinggi Toleransi di Perayaan Waisak

Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali menegaskan komitmennya dalam merawat kerukunan umat beragama. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Sergai Darma Wijaya didampingi Wakil Bupati (Wabup) Adlin Tambunan saat menghadiri perayaan Hari Raya Waisak 2569 BE/2025 M di Vihara Lokesvhara, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Minggu (8/6/2025) malam.

“Perayaan Waisak ini menjadi sarana silaturahmi dan membangun komunikasi antara Pemkab Sergai dan masyarakat Buddha. Kami mengucapkan terima kasih kepada umat Buddha di Sergai atas kontribusinya menjaga toleransi yang selama ini sudah sangat baik. Ini harus kita rawat dan tingkatkan bersama ke depan,” ujar Bupati.

Darma Wijaya juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman agama dan budaya di Tanah Bertuah Negeri Beradat. “Mari kita bangun Sergai dan Indonesia secara bersama-sama. Jangan saling menghujat, tapi saling menguatkan. Pemerintah hadir untuk semua umat beragama, tanpa membedakan golongan,” tegasnya.

Senada dengan Bupati, Wabup Adlin Tambunan turut menyampaikan apresiasinya atas semangat kebersamaan yang tercermin dalam perayaan tersebut. Ia menilai pembangunan tidak melulu perihal infrastruktur, akan tetapi juga berkaitan erat dengan nilai-nilai kebangsaan seperti toleransi dan rasa aman dalam beragama.

“Membangun fisik memang penting, tapi lebih penting lagi membangun rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Warga harus merasa aman saat ke masjid, ke vihara, ke klenteng, maupun ke rumah ibadah lainnya. Toleransi adalah modal utama dalam mewujudkan Sergai yang damai dan dambaan kita bersama,” ujar Adlin Tambunan.

Ia juga mengingatkan pentingnya tidak mencari perbedaan, tetapi memperkuat persatuan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. “Tidak perlu membedakan yang sudah sama, dan tidak harus menyamakan yang memang berbeda. Kita kuat karena keberagaman,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Perayaan Hari Raya Waisak yang juga Anggota DPRD Sumatera Utara, Budi, SE, menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wabup yang telah hadir. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah adalah bentuk dukungan nyata terhadap semangat toleransi dan kerukunan umat beragama.

“Ini menjadi penyemangat bagi kami umat Buddha untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi sebagaimana yang dicontohkan oleh Bapak Bupati dan Bapal Wabup . Semoga perayaan Waisak ini menjadi momen untuk meningkatkan keimanan, menumbuhkan cinta tanah air, dan mewujudkan Indonesia yang damai, adil, dan makmur,” ujar Budi.

Turut hadir dalam acara ini Ketua DPRD Sergai diwakili oleh Anggota DPRD Hendi Sirait, Sekdakab Sergai Suwanto Nasution, S,Pd, MM, perwakilan dari Walubi Tebing Tinggi, pimpinan vihara se-Kabupaten Sergai, serta perwakilan unsur Forkopimda Sergai. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Wali kota Bersama DPRD Medan Pilih Urus B2 Banding Sampah dan Drainase.

Medan - Sampah dan Drainase kota Medan diduga sengaja di biarkan untuk menjadi alat politik. Sehingga ketika banjir melanda, para pejabat akan berbondong datang...

Dibangun dengan APBN Rp 829 Juta, Revitalisasi SDN 173305 Sipultak Taput Ditemukan Banyak Kelemahan – Kurang Profesional, Tandon Air Berbahaya

TAPUT | (NeracaNews) – Program Revitalisasi Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah (PAUD Dasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuai sorotan di...

Wabup Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Budaya Kerja

Asahan, 18 Februari 2026 — Wakil Bupati Asahan, Rianto, memimpin pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi....

Wabup Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sei Dua Hulu

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (18/02/2026). Bantuan tersebut...

Seluruh Sungai Meluap Gegara Hujan Sehari Satu Malam di Tapteng

Tapanuli Tengah Badiri (Neracanews) - Balum hilang dari benak masyarakat kejadian banjir tanggal 11 dan 15 Februari 2026. Pada Senin kemarin masyarakat Tapteng kembali...