Bupati Asahan Tekankan Pentingnya Peran Wartawan sebagai Penyeimbang Informasi Publik

Medan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa wartawan memiliki peran strategis sebagai penyeimbang informasi publik di era digital yang penuh dengan dinamika arus berita. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja (Raker) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan yang mengusung tema “Profesional dan Kolaborasi Wartawan di Era Digital.”

Kegiatan yang digelar di Medan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, serta para pengurus dan anggota PWI Kabupaten Asahan, (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika dan keseimbangan informasi.

“Wartawan harus menjadi penjaga marwah informasi. Tidak hanya cepat, tetapi juga beradab, berimbang, dan berbasis fakta,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya informasi yang beredar, verifikasi dan konfirmasi menjadi nilai utama dalam menjaga kepercayaan publik.

“Jika berita disajikan dengan adab dan tanggung jawab, masyarakat akan lebih cerdas, dan pemerintah dapat bekerja secara lebih terbuka,” imbuhnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Pemkab Asahan dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan program pemerintah kepada masyarakat.

“Dengan wilayah yang luas, terdiri dari 25 kecamatan, 177 desa, dan 27 kelurahan, pemerintah tidak bisa memantau semuanya secara langsung. Wartawanlah yang menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” tutur Taufik.

Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme sekaligus etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Wartawan yang hebat bukan hanya yang cepat menulis berita, tetapi yang mampu menjaga adab, etika, dan tanggung jawab sosialnya. Profesionalisme tanpa adab hanyalah keterampilan kosong,” tegasnya.

Ia berharap PWI Kabupaten Asahan dapat terus menjadi contoh organisasi pers yang berintegritas, santun, dan membawa dampak positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Genjot Ekonomi Desa, Pemprov Sumut Dorong BUMDes Naik Kelas Lewat Pelatihan dan Klinik Usaha

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya mendorong peningkatan perekonomian desa melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hingga saat ini,...

Stok Pupuk Bersubsidi Terbatas, Pemkab Taput Perketat Pengawasan Distribusi

Taput (Neracanews) - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) menunjukkan komitmennya dalam mengawal distribusi sarana produksi pertanian. Tim gabungan Pemkab Taput melakukan monitoring Harga...

Erni Hutauruk Dilaporkan, Erikson Sianipar: Apa yang Diucapkan Harus Bertanggung Jawab

Taput (Neracanews) Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tapanuli Utara, Erikson Sianipar, resmi melaporkan Erni Mesalina Hutauruk ke Polres Tapanuli Utara. Laporan ini dilatarbelakangi dugaan...

Hotbin Simaremare : “Borok Erikson bukan urusan partai politik”

Hotbin Simaremare, Kuasa hukum Ketua Koperasi Produsen Multi Pihak Erni Hutauruk menegaskan, bahwa persoalan hukum yang menyeret Ketua Koperasi HKTI Erikson Sianipar bukan menyoal...

Perkara Harta Gono-gini Winarti Binti Sugiono dengan Aswari Saragih Bin Anwar Saragih Berujung Sita Eksekusi Tanah dan Bangunan oleh Pengadilan Agama Panyabungan

Neracanews | Mandailing Natal – Perkara Winarti binti Sugiono bertempat tinggal dikampung Karang Rejo Desa Pinang Kencana Kecamatan Tanjung Pinang Timur Kabupaten Kota Tanjung...