Alamat Pelaku Sudah Lengkap, Keterangan Saksi Pelaku juga Sudah Ada, Laporan Polisi juga Sudah, Korban Ranmor : Apa Harus Bayar Dulu Baru Laporan Kami di Proses Pak ?

Marelan – Berbagai macam modus operandi yang dijalankan oleh para pelaku ranmor untuk mencuri sepeda motor milik korbannya.

Salah satunya menggunakan wanita untuk membujuk rayu target, lalu pasangan prianya membawa kabur motor korbannya.

Hal tersebut terjadi terhadap Rijal warga Jalan Pancing Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli pada Sabtu (6/5).

Kejadian berawal pada Sabtu malam (6/5) saat CC meminta Rijal untuk mengantarkannya ke rumah pacarnya guna mengambil baju miliknya di Marelan.

Sesampainya di rumah terduga pelaku (SWL), Pelaku mengatakan kalau baju CC sudah di antar ke rumah tantenya SWL di pasar IV barat Marelan, dan SWL meminta agar Rijal mengantarkannya berbonceng tiga bersama CC.

Setelah lama di jalan akhirnya SWL meminta Rijal menghentikannya di pasar II barat dan meminjam sepeda motor Rijal untuk pergi ke rumah tantenya.

” Jadi pas sampai di pasar II barat si Sawal nyuruh aku berhenti bang, dan dia minjam kereta ku, si CC juga ngeyakinkan kalau dia tidak akan macam macam, jadi ku pinjam kan”, ucap Rijal kepada awak media pada Selasa (9/5).

Namun lama di tunggu hingga tengah malam, SWL tak kunjung kembali.

Masih kata Rijal, ” Pas Minggu ku bawa si CC ini ke Polsek Medan Labuhan bang untuk buat laporan polisi, dan di hadapan Pak sipayung si CC mengaku kalau sebelum kejadian si SWL ini ngoming am si CC terkait kereta ini aja kita gilakkan, ucap si SWL pada CC.

” Si CC juga jujur bang kalau tujuan si SWL itu menggelapkan kereta saya untuk menggugurkan kandungan si CC”, kesal Rijal

” Cuma yang saya herankan bang, kenapa sudah ada laporan polisi, sudah ada saksi yang juga terlibat bekerja sama dengan terduga pelaku pencurian kereta saya, polisj bukan langsung menangkap pelaku, padahal sudah jelas keterangan dari si CC”, ucapnya kesal.

” Sepulang dari Polsek Medan Labuhan kami cari tau juga bang kemana di jual si SWL ini barangnya, dapat lah info bahwa kereta kami di jual ke Panah Hijau”, sambungnya

” Pura pura mau beli revo kami bang, dan ternyata penadahnya mengatakan kalau revo baru saja terjual dan revo itu persis sama ciri cirinya dengan yang punya kami”, ujarnya.

Saya mohon kepada Bapak Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Josua Tampubolon, kalau ada laporan masyarakat, dan identitas pelakunya sudah jelas dan ada keterangan saksi, mohon lah pak langsung di tangkap, jangan tunggu sampai barang bukti hilang, apa kami harus bayar dulu pak baru laporan kami di proses dengan cepat?

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dosma Roha Sijabat Dipercaya Jadi Dewan Pengarah, Lamsiang Sitompul Kembali Pimpin HBB

‎MEDAN - Dosma Roha Sijabat, S.H., M.H., resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Pengarah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Horas Bangso Batak (HBB) periode 2026–2031....

Dugaan Keracunan Sate di Pematang Reba Ditetapkan KLB, Korban Bertambah Jadi 24 Orang

INHU – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas dugaan kasus keracunan makanan massal yang menimpa puluhan warga...

Dua Tahun Prabowo Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Jakarta - Neracanews.com -- Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi periode percepatan pembangunan pertanian, terutama dalam memperkuat...

SMSI Usulkan Rotasi atau Panitia Bersama agar HPN Lebih Inklusif dan Transparan

Taput (NeracaNews) - Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Makali Kumar, angkat bicara menyusul terbitnya Surat Keputusan Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Nomor 98/X/DK/PWI‑P/SK‑SR/2026 tanggal 14 Oktober 2026 yang menjatuhkan sanksi...

Dinkes Sumut Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah Saat Kualitas Udara Buruk

MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Masyarakat juga diminta menggunakan...