Minggu, Februari 1, 2026
spot_img

Akses Jalan Provinsi Sibolga-Tarutung Masih Belum Bisa Dilalui

Tapanuli Tengah (Sitahuis) – Akses Jalan yang terisolir akibat bencana yang menimpa Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dari 25 November 2025 lalu, masih belum bisa dilalui kendaraan bermotor.

Penjelasan itu dinyatakan Camat Sitahuis, Marihot Simbolon Sos saat diwawancarai awak media Neracanews.com pada Senin, (25/12/25).

Dari wawancara melalui telepon genggam miliknya mengatakan, Ia pak, untuk jalur Sibolga-Tarutung saat ini masih belum bisa dilalui. Masih banyak material longsor yang harus di kerjakan di beberapa titik.

“Untuk membuka akses jalan Tapian Nauli-Rampa di kerahkan 4 alat berat berupa, 2 Excavator, 2 Dozer, dan untuk membuka jalur terisolir arah Rampa Batu Lubang di kerahkan alat berat sebanyak 5 Unit, 3 Excavator dan 1 Unit Dozer,” Papar Camat menjelaskan melalui telepon genggam miliknya.

Tambahnya, untuk jalur Rampa ke Tapian Nauli di Kilo Meter (KM) 15, ada badan jalan yang amblas. Untuk jalur Rampa, ada 5 titik longsor yang masih tahap pengerjaan sampai hari ini.

Masih penjelasan Camat Sitahuis, untuk jalur Rampa-Batu Lubang persis di Desa simaninggir, kondisi jalan ini sangat membahayakan. Diluar badan jalan yang licin, jumlah titik longsor di jalur ini masih membutuhkan waktu agak lama agar bisa menembus jalur ini dari material longsor.

“Kalau Jalur Batu Lubang, sudah titik longsor yang banyak, pengerjaan pembukaan jalur ini tidak maksimal di sebabkan kondisi cuaca yang masih mengguyur lokasi. Kalau sudah hujan, mereka juga berhenti bekerja, takut ada longsor susulan,” Tutur Camat.

Diakhir wawancara singkat, Camat Sitahuis mengucapkan bahwa, untuk jalur Sibolga-Tarutung sampai hari ini belum bisa di lalui, mau kendaraan roda dua maupun mobil dan lainnya.

Memang tidak di pungkiri, Kejadian bencana yang melanda wilayah Pantai Barat Sumatera Utara sejak 25 November 2025, Akses jalan ini adalah bagian lokasi yang cukup parah diantara jalur menuju Sibolga-Tapteng.

Namun, untuk akses jalur menuju Tapteng bisa melalui jalur Pakkat dan Sumbul Salam, pia Aceh Singkil. Untuk jalur Tapsel- Tapteng juga sudah bisa di lalui, tetapi Pemkab Tapteng selalu menghimbau agar pengguna jalan tetap berhati-hati, utamakan keselamatan dalam berkendara.

(Rimember)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Menaker: BLK Disiapkan jadi Klinik Produktivitas dan Inkubator Bisnis

Surakarta—Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan pemerintah menyiapkan transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) agar pelatihannya makin relevan dengan kebutuhan industri, lebih mudah diakses, dan buka kesempatan...

Nasional Corruption Watch (NCW) Apresiasi Kinerja Polres Metro Bekasi Dalam Pengungkapan Kasus Korupsi dan Narkoba

Bekasi — Nasional Corruption Watch (NCW) menyampaikan apresiasi kepada Polres Metro Bekasi yang dinilai tak bosan-bosan menunjukkan prestasi dan kinerja positif dalam penegakan hukum...

Bupati Karo Apresiasi CSR Indomaret Salurkan Bantuan Nutrisi kepada 250 Keluarga

Kabanjahe – Pemerintah Kabupaten Karo mengapresiasi komitmen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dalam menyalurkan bantuan nutrisi kepada masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Apresiasi...

Menuju Karo Unggul dengan meningkatkan Kebersihan, Bupati Karo Tinjau Gotong Royong Di Kecamatan Tigapanah

Tigapanah - Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., didampingi Sekda Kab.Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., Para Asisten...

Tokoh Adat Sumut Drs Muhammad Bakhsan Parinduri Sebut Gordang Sambilan Adalah Instrumen Religi yang Sakral Bukan Alat Untuk Demo

Neracanews | Mandailing Natal - Penggunaan alat musik tradisional Gordang Sambilan dalam aksi demonstrasi di Mandailing Natal baru-baru ini menuai kecaman dari kalangan budayawan,...