Siswa SD Negeri 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru Belajar di Ruang Nyaris Ambruk

Neraca News | Mandailing Natal – Empat (4)  Ruangan Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nomor 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara yang dibangun tahun 1994 sudah lapuk dimakan usia.

Namun atas polesan cat oleh pemerintah dan kebijakan kepala sekolah, Annaita Siregar, S Pd. SD terlihat dan dipandang mulus namun pada kenyataannya terancam ambruk yang berakibat  anak-anak terpaksa dipindahkan pada tiga ruangan yang seusia dengan empat ruangan yang ambruk pada bagian belakang sehingga tidak lagi dapat digunakan karena material  bagian atas ruangan terancam jatuh sangat dikhawatirkan menimpa jika tetap dimanfaatkan untuk  belajar mengajar bagi  anak-anak didik.

Hal ini diketahui ketika media ini berkunjung ke sekolah SDN 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru, Kamis (14/09/2022).

Siswa SD Negeri 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru Belajar di Ruang Nyaris Ambruk
Siswa SD Negeri 333 Desa Bintungan Bejangkar Baru Belajar di Ruang Nyaris Ambruk

Kepada media ini, kepala sekolah yang ditemui langsung menggiring  awak media ini ketempat yang sangat memprihatinkan itu, (empat ruangan yang ambruk bagian belakang gedung).

Annaita Siregar selaku kepala sekolah didampingi guru kelas  Bidang Studi Agama Rita Lida Arianti , SPd I keluhkan persoalan yang membuat anak-anak belajar  di ruangan yang sangat tidak layak  disekat  anak-anak bagaikan ikan kaleng.

Bagaimana mungkin proses belajar mengajar dengan baik jika ruangan kurang mendukung, ucap kepala sekolah.

Melalui media ini kepala sekolah dan dewan guru serta masyarakat yang diwakili ketua Komite Sekolah Imam M. Harahap berharap agar pemerintah mengambil tindakan secepatnya agar anak-anak didik yang berjumlah seratus  lebih ini dapat belajar  dengan baik sesuai peraturan pemerintah yang berlaku.

Inilah  photo Gedung  yang sudah lapuk dimakan usia dibangun  tahun 1994 yang bagian belakang sudah ambruk.

Photo anak-anak belajar  di ruangan yang disekat pada ruangan yang juga sudah dimakan usia dibangun tahun 1994, terlihat di foto mulus  dengan ketebalan cat. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Terungkap, Satres PPA Polres Karo Tangani Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Tersangka Ditahan

Karo - Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (Satres PPA) Polres Karo mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah...

Bupati Asahan Hadiri Penahbisan Pendeta HKBP, Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri acara Penahbisan Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Gereja HKBP Kisaran Kota, Minggu (26/7/2026). Kehadiran...

Bupati Asahan Hadiri Pembukaan Rakerda DPD PAN dan Pelantikan Relawan PAN

Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Asahan yang...

Pemkab Asahan Berikan Pendampingan kepada Anak Korban Dugaan Pelecehan Seksual

Pemerintah Kabupaten Asahan memastikan memberikan pendampingan kepada seorang anak berusia 12 tahun yang diduga menjadi korban pelecehan seksual. Pendampingan dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah...

Lengkap Berkas dan Izin Resmi: GTU XXIV Siap Gelar Lomba Jadi Penggerak Ekonomi

TAPUT (Neracanews) — Semangat kebersamaan yang telah terjalin puluhan tahun dalam ajang bergengsi Gebyar Tapanuli Utara (GTU) kini terancam terusik. Ajang lomba Motorcross dan...