Maraknya Begal Gunakan Busur Panah di Medan, KNPI Minta Polrestabes Lebih Intensif Gelar Patroli

“Untuk Polrestabes Medan, pastinya kita minta agar secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan agar tetap melakukan patroli di malam hari. Sebab, hal ini sangat meresahkan kita semua”

Neracanews | Medan – Tingkat kriminalitas di Kota Medan masih saja tinggi. Tindak kriminal begal dengan menggunakan panah untuk menciderai pengendara di malam hari semakin marak. 

Teranyar, kejadian pada Minggu dini hari lalu (17/7/2022) percobaan begal dilakukan beberapa motor pada pengendara yang melintas di dekat pintu tol Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan.

Para pelaku kembali melayangkan busur panah pada calon korban. Dengan niatan, apabila calon korban cidera, para pelaku dengan mudah melakukan begal terhadap korban.

Bahkan, diketahui sudah ada 3 korban busir panah di daerah tersebut. Tentu saja yang terjadi dua hari lalu. Pemuda Lingkungan 18 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Medan Deli terkena anak panah geng motor yang menancap di perutnya.

Kemudian sebelumnya, ada seorang remaja warga Lingkungan 6 Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli menjadi korban.

Peristiwa menimpanya terjadi sekira 19 Oktober 2021 di Jalan Pematang Pasir Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Medan Deli.

Kasus ketiga, seorang warga Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli. Info dari Kepala Lingkungan, anak panah mengenai kepala bagian atas telinga korban yang melintas di jalan tersebut.

Ketua DPD KNPI Kota Medan, Ryan Juskal mengatakan, perilaku kejahatan di jalanan pada malam hari di Kota Medan harus menjadi sorotan. Tidak, hanya kepolisian, tapi seluruh stake holder harus berpartisipasi aktif dalam memberantas setiap kejahatan di Kota Medan.

“Untuk Polrestabes Medan, pastinya kita minta agar secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan agar tetap melakukan patroli di malam hari. Sebab, hal ini sangat meresahkan kita semua. Masyarakat juga harus bahu membahu untuk turut serta mengamankan Kota Medan dari tindak kejahatan. Artinya kita semua harus berpartisipasi aktif dalam memberantas ini,” katanya saat diwawancarai awak media, Selasa (19/7/2022).

Menurut Ryan Juskal, patroli rutin bisa dilakukan Polrestabes Medan, dan tentunya melibatkan setiap polsek yang ada di Kota Medan. Sehingga, bisa membuat Kota Medan menjadi lebih aman.

“Selain itu, Pemerintahan Kota Medam tentunya memiliki jajaran hingga ke setiap lingkungan, artinya Camat, Lurah sampai Kepala Lingkungan, baiknya mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan, libatkan masyarakat juga,”ujar Alumni FISIP USU tersebut.

Ryan Juskal juga menyinggung tanggungjawab Wali Kota Medan dalam menjamin keselamatan warganya.

“Ingat sumpah janji jabatan. Warga Medan sedang diancam anak panah yang sewaktu-waktu menelan korban kalau pelaku tak juga ditangkap. Walikota Medan harus ambil peran agar ini dituntaskan,”pungkasnya. (021)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Badminton Antar Personel

Kabanjahe - Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terus terasa di lingkungan Polres Karo. Setelah menggelar berbagai kegiatan olahraga, kali ini Polres Karo menyelenggarakan turnamen...

Diduga Jadi Sarang Penyalahgunaan Sabu, Barak di Perladangan Tiganderket Dirobohkan Polisi

Karo - Berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial, sebuah lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan perladangan...

Tim LINGKABER Polres Karo Sisir Titik Rawan, Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar

Karo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai bentuk tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian...

“Sandiwara”, Kadisnaker Sumut dalam Kasus Buruh

Medan - Pengacara kondang Kota Medan Herdin Lase, S.H., bersama rekanya Fatiwanolo Zega, SH., Leo Hidayat Gea, S.H, Nofaomasi Laia, S.H., merupakan perwakilan buruh...

Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data

Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan....