Senyum Haru Petani Toba Saat Sabam Rajagukguk Resmikan Pembangunan Irigasi dan Beri Alsintan

Toba | Sabam Rajagukguk, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Partai Gerindra, meletakkan batu pertama pembangunan irigasi perpompaan, perpipaan, dan optimalisasi lahan nonrawa (OPLA) di Desa Parparean I dan Parparean III, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba, Selasa (11/8/2026). Langkah nyata ini menjadi jawaban atas perjuangan dan jerih payah para petani setempat yang merindukan air segar mengaliri sawah-sawah mereka.

Bantuan Alsintan lalu diserahkan secara simbolis di halaman Kantor Camat Porsea dengan riuh tepuk tangan dan tawa bahagia para petani. Bantuan yang mencakup combine harvester, traktor crawler, traktor roda dua, hingga pompa air ukuran 3 dan 4 inci ini bukan sekadar alat kerja, melainkan lambang harapan baru untuk meringankan beban fisik serta peluh yang mereka curahkan di ladang setiap hari.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba Lena Pardede menyampaikan laporan data penerima bantuan yang disambut haru oleh jajaran pemerintah daerah dan para penyuluh pertanian.

Dalam bimbingannya, Bupati Toba menegaskan pentingnya menjaga dan memanfaatkan setiap bantuan pemerintah demi kemajuan sektor pertanian serta keberlanjutan pangan di tanah Toba.

Bupati Toba Effendi Sintong P Napitupulu menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Sabam Rajagukguk atas perhatian rutinnya. Bantuan di bidang pertanian ini adalah wujud dukungan kita terhadap Asta Cita Bapak Presiden, yakni mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan.

Saya berharap untuk teman-teman dari Kelompok Tani agar secara berkala untuk merawat dan mengelola dengan sebaik-baiknya. Alat ini adalah milik bersama, mari kita manfaatkan secara maksimal agar produktivitas pertanian kita semakin meningkat dan manfaatnya merata bagi seluruh petani di Toba.

Komitmen Sabam Rajagukguk untuk mendengarkan jerit payah dan kebutuhan petani terpancar jelas dalam sambutannya. Beliau menekankan bahwa pembangunan infrastruktur pengairan dan penyediaan sarana produksi modern merupakan fondasi utama agar para petani tidak lagi merasa berjuang sendirian dalam mengolah tanah kehidupannya.

Sinergi nyata dalam kegiatan ini melibatkan perwakilan kelompok tani dari sepuluh kecamatan, yaitu Porsea, Siantar Narumonda, Parmaksian, Bonatua Lunasi, Balige, Tampahan, Laguboti, Silaen, Sigumpar, hingga Uluan.

Kebersamaan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat ini memastikan program bantuan tidak berhenti pada seremoni belaka, tetapi menjelmakan kesejahteraan yang merata bagi seluruh keluarga petani di Kabupaten Toba. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

“Bukan Sekadar Demi Akreditasi” Direktur RSUD Tarutung Sidak Pastikan Standar Pelayanan Nyata

TAPANULI UTARA (Neracanews) — Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah unit pelayanan rumah sakit, Rabu (12/8/2026). Kegiatan...

Pemkab Mandailing Natal Gelar Monev PT Riski Fajar Adi Putra, Dorong Kemitraan Lewat Koperasi

Neracanews | Mandailing Natal – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal bersama perangkat daerah dan instansi terkait melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) terhadap PT Riski Fajar...

Penambang Batu Padas Ilegal di Siarang-arang Rusak Aset dan Alam, Pihak Terkait Janji Selidiki

TAPANULI UTARA (Neracanews) — Aktivitas penambangan batu padas di Desa Siarang-arang, Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, beroperasi secara terang-terangan tanpa didukung izin resmi. Kegiatan...

Akhirnya Polisi Tangkap Pelaku Pembuang Bayi Dalam Plastik yang Gegerkan Binjai

BINJAI - Polres Binjai melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Unit Pidana Umum berhasil mengungkap kasus penemuan mayat bayi laki-laki yang belum diketahui identitasnya (Mr....

Ketua TP PKK Asahan Tinjau Persiapan Lomba AKU HATINYA PKK Tingkat Sumut

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik melakukan monitoring persiapan Lomba AKU HATINYA PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 di Desa...