Pemprov Sumut Bersama Pemkab/Pemkot Canangkan Gerakan Indonesia ASRI di Parapat

Simalungun, 8 Februari 2026 — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota se-Sumatera Utara resmi mencanangkan Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) melalui aksi bersih massal yang dipusatkan di kawasan Pantai Bebas Parapat. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam membangun budaya hidup bersih dan tertata, khususnya di kawasan destinasi wisata prioritas Danau Toba.

Aksi bersih lingkungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, B.Sc., dan diikuti para bupati serta wali kota se-Sumatera Utara. Kegiatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI/Polri, Forkopimda, pelaku usaha, komunitas, pelajar, hingga masyarakat setempat, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Peserta aksi melakukan pembersihan sampah di sepanjang jalan utama, area pantai, ruang publik, dan fasilitas umum di kawasan wisata Parapat. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah serta perlindungan ekosistem Danau Toba sebagai destinasi wisata nasional dan internasional.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan bahwa kebersihan kawasan wisata bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan kewajiban bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mendorong para kepala daerah untuk menjadikan kegiatan gotong royong atau korve sebagai agenda rutin di wilayah masing-masing. Menurutnya, Gerakan Indonesia ASRI merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, yang menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat melalui gerakan nasional berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Asahan turut menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI. Wakil Bupati Asahan Rianto yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai bentuk komitmen bersama, Pemprov Sumatera Utara menyerahkan bantuan berupa peralatan kebersihan dan bibit tanaman buah kepada masyarakat, pelajar, serta unsur TNI/Polri. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong keberlanjutan gerakan kebersihan dan menumbuhkan budaya peduli lingkungan di seluruh wilayah Sumatera Utara. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Badminton Antar Personel

Kabanjahe - Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terus terasa di lingkungan Polres Karo. Setelah menggelar berbagai kegiatan olahraga, kali ini Polres Karo menyelenggarakan turnamen...

Diduga Jadi Sarang Penyalahgunaan Sabu, Barak di Perladangan Tiganderket Dirobohkan Polisi

Karo - Berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial, sebuah lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan perladangan...

Tim LINGKABER Polres Karo Sisir Titik Rawan, Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar

Karo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai bentuk tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian...

“Sandiwara”, Kadisnaker Sumut dalam Kasus Buruh

Medan - Pengacara kondang Kota Medan Herdin Lase, S.H., bersama rekanya Fatiwanolo Zega, SH., Leo Hidayat Gea, S.H, Nofaomasi Laia, S.H., merupakan perwakilan buruh...

Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data

Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan....