Rakorpem Desember 2025, Bupati Asahan Tekankan Tuntaskan Program, Jaga Kualitas, dan Siaga Nataru

Kisaran, 15 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Desember 2025 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (15/12/2025). Rapat ini dipimpin langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., serta dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan.

Rakorpem tersebut menjadi agenda strategis evaluasi kinerja akhir tahun sekaligus forum penguatan koordinasi lintas perangkat daerah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Dalam arahannya, Bupati Asahan menegaskan pentingnya penyelesaian seluruh program dan kegiatan dengan mengedepankan kualitas serta akuntabilitas. Ia meminta setiap Kepala OPD, Camat, dan Kepala Puskesmas melaksanakan kegiatan secara cermat dan bertanggung jawab agar hasilnya benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Bupati juga mengingatkan bahwa apabila waktu pelaksanaan suatu kegiatan dinilai tidak mencukupi untuk menghasilkan pekerjaan yang optimal, maka penundaan dapat dilakukan sebagai langkah menjaga mutu dan efektivitas. Namun demikian, seluruh perangkat daerah tetap diminta fokus menuntaskan program sesuai target, tertib administrasi, dan akuntabel sebagai wujud komitmen terhadap pelayanan publik.

Selain itu, Bupati Asahan menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang hingga akhir tahun belum terealisasi sepenuhnya. Ia meminta OPD pengelola PAD melakukan percepatan melalui evaluasi menyeluruh, peningkatan pengawasan, serta mendorong inovasi dalam menggali dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah yang sah dan terukur. Menurutnya, realisasi PAD merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja dan kedisiplinan aparatur pemerintah daerah.

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Bupati juga menginstruksikan seluruh OPD untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan keamanan dan kemungkinan bencana akibat cuaca ekstrem. Ia menegaskan agar tidak ada Kepala OPD, Camat, maupun Kepala Puskesmas yang meninggalkan wilayah tugas selama masa libur Nataru, kecuali atas izin khusus, guna memastikan pelayanan publik dan keamanan masyarakat tetap berjalan optimal.

Sejalan dengan arahan tersebut, Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas OPD, serta mendorong inovasi berkelanjutan terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi PAD. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga disiplin kehadiran, memastikan posko siaga berfungsi maksimal, dan memperkuat koordinasi di lapangan selama periode akhir tahun. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo Gelar Turnamen Badminton Antar Personel

Kabanjahe - Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 terus terasa di lingkungan Polres Karo. Setelah menggelar berbagai kegiatan olahraga, kali ini Polres Karo menyelenggarakan turnamen...

Diduga Jadi Sarang Penyalahgunaan Sabu, Barak di Perladangan Tiganderket Dirobohkan Polisi

Karo - Berawal dari laporan masyarakat melalui media sosial, sebuah lokasi yang diduga kerap digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan perladangan...

Tim LINGKABER Polres Karo Sisir Titik Rawan, Antisipasi Kejahatan dan Balap Liar

Karo – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi berbagai bentuk tindak pidana seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian...

“Sandiwara”, Kadisnaker Sumut dalam Kasus Buruh

Medan - Pengacara kondang Kota Medan Herdin Lase, S.H., bersama rekanya Fatiwanolo Zega, SH., Leo Hidayat Gea, S.H, Nofaomasi Laia, S.H., merupakan perwakilan buruh...

Sensus Ekonomi 2026 Momentum Perbaikan Data Sosial, Zakiyuddin Harahap Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data

Wakil Walikota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menegaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum krusial untuk membenahi akurasi data kemiskinan di Kota Medan....