Jurus Peras Oknum Satreskrim Polrestabes Medan

MEDAN – Hingga hari ini, Senin (29/4/2024). Neracanews.com, masih menunggu penjelasan petinggi Satreskrim Polrestabes Medan.

Disinyalir Janggal dalam melakukan penangkapan kepada 3 orang berinisial K, R dan S, yang sedang asik bermain kartu Domino, di Jalan Tuamang, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamaran Medan Tembung, Kotamadya Medan, Sabtu (20/4/2024), sekira pukul 22.00 Wib.

Kemudian di lepas, Minggu (21/4/2024) sekira jam 22.00 Wib.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Jama Kita Purba, sudah di hubungi lewat cetingan Whatsapp di nomor 0812 6472 XXXX, sejak Selasa (23/4/2024) hingga mendatangi mako Satreskrim, untuk mendapatkan informasi agar masyarakat tidak ber-Asumsi negatif terhadap instansi Polisi.

Kemudian seorang yang mengaku Panit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan, Menghubungi awak media ini, melalui cetingan Whatsapp di nomor 0813 7092 XXXX, membenarkan penangkapan itu. Namun menurutnya tidak memenuhi unsur Pidana, sehingga di lepaskan.

“Ijin bang menyampaikan bahwa benar ketiga orang tersebut diamankan pada saat bermain kartu domino namun hanya iseng-iseng saja dan tidak ada ditemukan uang sebagai taruhannya. Ketiganya dibawa ke Polrestabes Medan dan dimintai keterangan
Setelah itu dilakukan gelar perkara dengan kesimpulan tidak terpenuhi unsur, lalu dilakukan pembinaan dan dikembalikan kepada keluarga tanpa ada memberikan uang atau sesuatu apapun kepada penyidik. Demikian ya bang terima kasih,” tulisnya, Jum’at (26/4/2024).

Beranjak dari jawaban yang mengaku Panit itu, jika memang tidak menemukan uang di TKP mengapa harus di tangkap hingga di tahan selama lebih dari 24 jam.

Inisial K mengatakan kepada neracanews.com, Inisial R dan S, membayar sejumlah uang kepada Polisi, untuk bisa lepas dari jeratan hukum.

“Mereka berdua bayar bang. Padahal kami main dua ribu-nya bang,” sebut K, Senin (22/4/2024) sekira jam 20.00 Wib.

Menurut inisial R, mereka membaya Dua juta dua ratus ribu rupiah bersama inisial S.

“Pertama lima ratus-lima ratus ribu kami bang, kemudian kami di minta lagi Enam ratus-enam ratus ribu rupiah melalui saudara kami,” sebut inisial R, Rabu (23/4/2024), sekira pukul 20.00 Wib.

Seorang ibu rumah tangga berinisial D juga merasa kesal dengan ulah oknum Polisi yang meminta uang kepada kepada maysarakat.

Dia mengatakan inisial S merupakan keponakan sendiri.

Uang Satu juta seratus itu di antar oleh ayah kandung inisial S, yang saat itu sedang sakit lambung.

Namun karena ketakutan akan berbuntut panjang sehingga uang itu di serahkan melalui  keluarga R kepada oknum Polisi.

“Saya di suruh fotoi orang di luar. Bapak yang kasih uangnya,” sebut D menirukan ungkapan S, Minggu (28/4/2024) pagi.

D juga menceritakan, ketiga inisial yang sempat di tangkap itu, kini sudah ketakutan karena mereka di panggil untuk menandatangani surat pernyataan ulang dan di suruh Polisi membuat Video dengan konten, bahwa mereka tidak memberikan uang sepeserpun kepada Polisi, Sabtu (27/4/2024).
(ps)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...

Sembunyikan Sabu di Lubang Kebun Sawit, Pengedar di Inhu Digulung Polsek Kelayang

INHU – Polsek Kelayang menggulung seorang pengedar narkotika jenis sabu di Desa Kelayang, Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (3/8/2026) malam. Untuk...

Tegakkan Keadilan Meski Langit Runtuh, PH Jepang Luruskan Aturan Penerimaan Laporan Polisi

Dolok Sanggul (Neracanews) — Kuasa Hukum ahli waris Oppu Patar Munthe, Poltak Silitonga, SH, yang akrab disapa “PH Jepang”, membantah secara tegas pernyataan Wakapolres...