Kamis, Agustus 28, 2025
spot_img

Warga Desa Pelawi Selatan Berharap Penuh Kepada Romelta Ginting dan Rifki Aulia Perjuangkan Aspirasi

Wakil Ketua DPRD Langkat Romelta Ginting bersama Anggota DPRD Langkat Rifki Aulia laksanakan reses masa sidang II tahun ke I tahun anggaran 2025 ke daerah pemilihannya secara kelompok di Desa Pelawi Selatan Kecamatan Babalan, Jum’at (02/05/2025).

Kolaborasi dua anggota DPRD Kabupaten Langkat yang berasal dari PDI Perjuangan dan PAN ini untuk memperjuangkan aspirasi warga Desa Pelawi Selatan sangat diharapkan. Hal ini disampaikan Kepala Desa Pelawi Selatan saat memberikan kata sambutan saat pelaksanaan reses.

Dalam sambutannya, M. Rizal Saragih selaku Kepala Desa Pelawi Selatan mengatakan bahwa warga sangat bangga dan tersanjung desanya dijadikan tempat reses. Kades berharap penuh kepada Romelta Ginting bersama Rifki Aulia dapat memperjuangkan pembangunan di desa mereka.

“Kami sangat tersanjung dan terima kasih dikunjungi oleh Anggota DPRD Langkat, kami berharap penuh jalan menuju lokasi reses ini yakni Jalan Gotong Royong Gang Wakaf dapat diperjuangkan pembangunannya,” ucap Kades.

Kades mengungkapkan bahwa warganya yang berjumlah 2.484 KK sudah lama menunggu pembangunan dari pemerintah daerah. Terkadang Kades yang menjadi sasaran kesalahan warga karena tidak ada pembangunan dari pemerintah daerah di desanya sedangkan warganya taat membayar PBB dan selalu over taget dalam pembayaran PBB.

Warga lainnya juga menyampaikan sering dilaksanakan reses, akan tetapi tidak terealisasi dan berharap melalui reses kali ini Jalan Gotong Royong yang apabila hujan jadi becek dan diwaktu panas jalan berdebu dapat terealisasi.

Menanggapi aspirasi warga, Romelta Ginting dan Rifki Aulia sepakat akan memperjuangkan aspirasi warga Desa Pelawi Selatan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) mereka.

Romelta Ginting dikesempatan itu mengatakan kepada warga bahwa dirinya juga pernah bersosialisasi di Desa Pelawi Selatan sewaktu kampanye Pilkada Bupati Langkat dan Pilgubsu. Jadi Desa Pelawi Selatan akan tetap menjadi perhatiannya.

Namun Romelta Ginting menjelaskan bahwa tidak semua usulan pembangunan dapat terlaksana dikarenakan anggaran pemerintah yang terbatas. Jadi jangan heran kalau ada pembangunan jalan yang hanya bisa dikerjakan 100 meter atau 200 meter disebabkan ada 23 kecamatan yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Sementara itu Rifki Aulia menimpali apa yang disampaikan Romelta Ginting, bahwa dia siap memperjuangkan aspirasi warga melalui pokirnya di P.APBD 2025. Selanjutnya dalam reses itu, Rifki Aulia meminta kepada warga jangan hanya fokus meminta infrastruktur tetapi sampaikan hal-hal lain seperti terkait ketahanan pangan sesuai program Presiden RI Prabowo Subianto maupun persoalan sosial, ekonomi dan lainnya.

Hadir dalam reses itu, perwakilan Camat Babalan, Kepala Desa Pelawi Selatan dan para Kepala Dusun, ratusan warga dan insan pers. (As)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Listrik Mati Modus Pemeliharaan Jaringan, Ternyata Bongkar Tiang Listrik

Deli Serdang - Masyarakat Desa Kampung Lalang, Desa Paya Geli mengeluhkan adanya informasi dari Kantor Unit Layanan Pengadaan PLN Binjai Timur yang dinilai hanya...

Pasca Larang Peliputan RALB KSU Peduli Usaha Bersama, Oknum Aparatur Desa Dilaporkan ke Polres Madina

Neracanews | Mandailing Natal - Pelarangan merekam dan meliput kegiatan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) Koperasi Serba Usaha (KSU) Peduli Usaha Bersama yang dialami...

Ketua DPW PWDPI Sumut Laporkan Oknum KTH KPLS Ke Poldasu,Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Ormas

MEDAN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (DPW PWDPI) Sumatera Utara, Dinatal Lumbantobing,S.H resmi membuat laporan pengaduan ke Kepolisian Daerah...

Bupati Bersama Ketua DPRD Humbahas Ikuti Rakornas PHD di Sultra

Humbahas (Neracanews) - Bupati Humbahas Oloan P Nababan bersama Ketua DPRD Humbahas Parulian Simamora termasuk Sekretaris DPRD Humbahas Nipson Lumban Gaol ikut menghadiri Rakornas...

LBH Medan Mengecam Tindakan Brutal Polda Sumut Saat Penanganan Masa Aksi di Medan

Medan - Aksi massa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa siang berakhir ricuh setelah aparat kepolisian dan Brimob menembakkan water cannon, gas...