Wakil Bupati Karo Hadiri Rapat Aksi 2 Penyusunan Rencana Kerja Penurunan Stunting

Karo – Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting hadiri rapat aksi 2 penurunan stunting di ruang rapat kantor bupati Karo, Jumat (24/2).

Dalam arahannya, wabup Karo selaku ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting(TPPS) menyampaikan bahwa, penuntasan permasalahan stunting merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menunjang pembangunan manusia di Kabupaten Karo.

Seluruh stakeholder bersinerji dan berkomitmen serta berkolaborasi untuk melaksanakan percepatan penurunan stunting, jelasnya.

Lanjit wabup mengatakan, berdasarkan Surfei Status Giji Indonesia(SSGI) Tahun 2022, angka prevalensi stunting di kabupaten Karo sebesar 24,9 %. Angka tersebut lebih tinggi daripada prevalensi angka stunting provinsi Sumatera Utara yakni 21,1%. Menurut bupati bahwa angka tersebut merupakan tantangan dalam rangka percepatan pencapaian target percepatan penurunan stunting pada tahun 2024 sebesar 14 %.

Menurutnya angka tersebut merupakan tantangan dalam rangka percepatan pencapaian target penurunan stunting pada tahun 2024 nanti,tambah wabup.

Untuk bisa mencapai target tersebut tentunya tidak mudah dengan waktu lebih kurang 18 bulan, namun kita harus tetap optimis untuk mencapai tatget.

Wabup jiga menyampaikan, penurunan stunting atau giji buruk bukan hanya tugas salah satu pihak, namun menjadi tugas seluruh elemen serta masyarakat dalam menyelesaikannya.Rencana tindaklanjut dan rekomendasi yang disepakati bersama segera dilaksanakan yang menyentuh langsung seluruh keluarga sasaran maupun keluarga beresiko stunting,harap Theopilus Ginting.

“Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Nensy, memaparkan seluruh program kegiatan perangkat daerah untuk mendukung percepatan penurunan stunting pada 29 desa lokus yang bersumber dari dana desa, mitra kerja maupun dukungan CSR. Penentuan desa lokus tersebut berdasarkan analisis tren peningkatan angka stunting yang tinggi dan rendahnya layanan sanitasi dan air bersih,”Pungkasnya.

Turut hadir, Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Dan Petlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana dr.Arjuna Wijaya, Sekretaris Bappedalitbang Hasyim Siregar, perwakilan dari Satgas stunting Karo, USAID ERAT dan Corus Internasional, Kantor Departemen Agama, OPD terkait, Camat serta undangan lainnya. (Afs)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Asahan Raih Kategori Istimewa dengan Nilai 97,30 Persen pada Penilaian Kabupaten/Kota Ber-Aksi 2026

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan berhasil meraih kategori Istimewa dengan nilai 97,30 persen dalam Penilaian Percontohan Kabupaten/Kota Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026. Hasil...

Asahan Jalani Penilaian Akhir Kabupaten Percontohan Antikorupsi Ber-Aksi 2026

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menjalani penilaian akhir sebagai Kabupaten Percontohan Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tim...

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Menurun, Pemprov Tangani Ratusan Kasus

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan,...

TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan pada Jambore Kader PKK Sumut 2026

Medan - TP-PKK Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berhasil meraih dua penghargaan dalam Jambore Kader TP-PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang berlangsung di...

Keberatan Kades Simamora Hasibuan, Seleksi Perangkat Desa Diduga Ada Intervensi dan Permintaan Uang

Taput (Neracanews) - Kisruh proses seleksi perangkat Desa Simamora Hasibuan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, hingga kini belum menemukan titik terang. Seleksi dilaksanakan pada...