Tenaga Kesehatan dan Guru Honorer Beraudiensi ke DPRD Langkat Sampaikan Aspirasi Terkait Skema Kerja Paruh Waktu

Ratusan tenaga kesehatan yang tergabung dalam Aliansi R4 dan guru honorer yang tergabung dalam Aliansi R3 beraudiensi ke DPRD Kabupaten Langkat pada Rabu (30/7/2025). Audiensi tersebut diterima langsung oleh Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin, Wakil Ketua DPRD Antoni, serta Ketua Komisi II DPRD Langkat Sedarita Ginting.

Dalam pertemuan tersebut, Muliana Sitepu sebagai juru bicara Aliansi R4 menyampaikan harapan agar dapat difasilitasi untuk tetap bekerja dengan skema paruh waktu. Aspirasi ini disampaikan sebagai upaya agar para tenaga kesehatan tetap terdata secara resmi di sistem pemerintahan, terutama menjelang proses pendataan tenaga non ASN yang akan ditutup pada September 2025.

“Kami berharap DPRD Langkat bisa mendorong dan mengusulkan aspirasi kami ke pemerintah pusat, khususnya Kementerian PAN-RB, sebelum batas waktu pengusulan ditutup,” ujar Muliana Sitepu.

Sementara itu dari Aliansi R3 mempertanyakan bagaimana status mereka jika diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, sedangkan menurut mereka untuk guru tidak ada yang paruh waktu.

Menjawab pertanyaan itu, Plt. Kepala BKD Langkat Syafriansyah menjelaskan bahwa dasar pengangkatan PPPK Paruh Waktu adalah Kepmen PANRB nomor 16 tahun 2025, namun pihaknya belum menerima juknis dari aturan tersebut.

Berdasarkan Kepmen PANRB nomor 16 tahun 2025, pengadaan PPPK Paruh Waktu dilakukan berdasarkan hasil seleksi ASN tahun anggaran 2024, sebut Syafriansyah.

Selanjutnya ia menjelaskan bahwa kebutuhan ASN di Pemerintah Kabupaten Langkat disesuaikan dengan Anjab dan ABK.

Atas pernyataan ini, Wakil Ketua DPRD Langkat Antoni meminta BKD dapat bekerja sama dengan Bagian Organisasi Setdakab Langkat melakukan pemetaan kebutuhan ASN berdasarkan Anjab dan ABK. Terkait belum ada juknis dari Kemen PANRB, ia meminta BKD Langkat untuk jemput bola ke pusat dan DPRD Langkat siap mendampinginya.

Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin dalam arahannya menyambut baik kedatangan dan aspirasi yang disampaikan oleh kedua Aliansi. Ia menyatakan bahwa DPRD Langkat siap menjadi jembatan antara para tenaga kesehatan dan guru honorer dengan pemerintah pusat.

“Kami memahami keresahan dan harapan rekan-rekan tenaga kesehatan dan guru honorer. DPRD akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengawal aspirasi ini agar dapat ditindaklanjuti,” ujar Ketua DPRD dalam tanggapannya.

Dengan adanya audiensi ini, Aliansi R3 dan R4 mengharapkan aspirasi mereka segera ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan yang berpihak pada keberlangsungan pekerjaan karena mereka sudah puluhan tahun mengabdi di Kabupaten Langkat.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Asisten Administrasi Umum Musti Sitepu dan Kabag Organisasi Beni Sukmaria Ginting. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Huntap Taput Baru 2 Unit Siap Huni, Menteri PKP Marah Bandingkan dengan Tapsel yang Sudah 120 Unit

Taput (Neracanews) Beberapa video yang beredar di grup WhatsApp wartawan dan media sosial menunjukkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menunjukkan kemarahan...

Wartawan Dihadang di Medan! Pegawai Gadai Rampas HP dan Sita Mobil Meski Utang Lunas

MEDAN – Aksi premanisme menimpa Riswan Sembiring, wartawan media online Waspada24.com, saat melakukan peliputan di kantor PT Mandiri Expres Sejahtra, Jalan Ringroad, Medan, Kamis...

Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri 1447 H, Ajak ASN “Tancap Gas” Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Wali Kota...

Pasca Lebaran, Bupati dan Wakil Bupati Asahan Tinjau Kualitas Pelayanan Publik

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan melakukan inspeksi langsung ke sejumlah instansi pelayanan publik usai libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (25/03/2026). Kegiatan...

Pemkab Asahan Gelar Pasar Murah di Enam Lokasi untuk Stabilkan Harga Pangan

ASAHAN – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagin) mengadakan pasar murah di enam titik berbeda guna membantu masyarakat mendapatkan bahan...