Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Rapat Rutin Bulanan, Pengurus Pusat LABRN Bahas Tindak Lanjut Pertemuan Dengan Pemkab Madina

Neracanews | Mandailing Natal – Pengurus Pusat (PP) Lembaga Adat Budaya Ranah Nata (LABRN) mengadakan Rapat Rutin Bulanan pada Minggu (28/4/2024) di Kantor Pusat LABRN Jl. Lintas Pantai Barat, Desa Panggautan, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal.

Dalam Rapat rutin tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PP. LABRN Ali Anapiah, S.H dan pengurus teras lainnya. Ada beberapa pembahasan yang menjadi agenda diantaranya tentang revisi AD/ART Lembaga Adat Budaya Ranah Nata.

Selain itu, dalam rapat rutin ini dibahas tentang lahan sekira 82 Ha yang keberadaannya di Dusun Simpang Bambu, Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal.

Dari pantauan di lokasi rapat, ada beberapa tanggapan dari para pengurus yang bermunculan dalam menyikapi reaksi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Para pengurus LABRN mendesak agar Pemkab Mandailing Natal secepatnya turun ke lapangan.

Desakan ini berdasarkan Rapat pembahasan lahan 82 Ha bersama Pemkab Madina di tanggal 19 Maret 2024 yang dipimpin oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan dr. H. Syarifuddin dan Kadis Koperasi UKM Madina Muktar Afandi, S.Sos, M.M.

Ali Anapiah, S.H selaku Ketua Umum PP. LABRN mengatakan dalam kesempatan rapat tersebut mengharapkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

“Kita berharap sekali agar Pemkab Madina serius dalam menyikapi permasalahan lahan 82 Ha ini. Pemkab harus turun kelapangan, survey langsung,” ucap Ali.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan, LABRN agar tidak mengulur-ngulur waktu. Di penghujung kepemimpinan Bupati Madina H.M Jafar Sukhairi, Ketua Umum PP LABRN ada tindakan yang responsif sebagai dukungan kepada LABRN.

Dikesempatan yang sama, dibahas juga mengenai hal-hal yang menjadi pemasukan bagi LABRN. Salah satunya dengan kerjasama pengadaan Buah Sawit dengan PT. Silangit yang akan disuplay ke PMKS PT. Hamparan Kemilau Indah (HKI) Desa Balimbing.

Selain itu, ada masukan masukan untuk kemaslahatan masyarakat melalui LABRN diantaranya dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) berupa Laut Natal untuk dijadikan Garam. (Hem Surbakti)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...