Program Masjid Mandiri Bantu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Wali Kota Medan, Bobby Nasution terus mendorong agar Masjid di kota Medan dapat menjadi Masjid Mandiri. Melalui program tersebut, Bobby Nasution meyakini dapat membantu masyarakat sekitar Masjid untuk lebih sejahtera.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan, Bobby Nasution saat menghadiri Safari Jum’at di Masjid Taqwa Muhammadiyah, jalan Letda Sujono, Kel. Bandar Selamat, Kec. Medan Tembung, Jum’at (3/11).

“Mudah-mudahan apabila seluruh Masjid yang berjumlah 1.115 menerapkan program Masjid Mandiri ini tidak ada lagi masyarakat yang sedang membutuhkan dana usaha harus meminjam dari pinjol, melainkan dapat dibantu melalui koperasi Masjid”kata Bobby Nasution.

Untuk itu kehadiran Wali Kota Medan, Bobby Nasution didampingi sejumlah pimpinan Perangkat Daerah dilingkungan Pemko Medan ke Masjid Taqwa Muhammadiyah tersebut membawa sejumlah bantuan untuk mendukung terwujudnya Masjid Mandiri.

Dalam kesempatan itu Wali Kota Medan, Bobby Nasution juga menginginkan agar pembinaan generasi muda juga dapat dilakukan dari Masjid. Hal tersebut penting dilakukan karena dari data yang ada kota Medan merupakan kota dengan angka tertinggi peredaran narkoba di Provinsi Sumut. Artinya kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi seluruh pengurus Masjid agar bagaimana menggalakkan kembali kegiatan remaja Masjid untuk membina anak-anak mudanya.

“Ini penting kita lakukan agar kita dapat mendukung terwujudnya Indonesia emas ditahun 2045,”sebut Bobby Nasution.

Disamping itu orang nomor satu dijajaran Pemko Medan tersebut juga berpesan kepada masyarakat untuk meningkatkan rasa kepedulian sosial terhadap sesama masyarakat. Bobby Nasution tidak ingin ada masyarakat yang menutup mata terhadap tetangga yang sedang membutuhkan bantuan.

“Kepedulian sosial terhadap sesama harus terus kita tingkatkan,”kata Bobby Nasution.

Sementara itu menyinggung soal pemilu yang semakin dekat akan berlangsung di tahun 2024, Wali Kota Medan berpesan agar jangan sampai saling menjelek-jelekan pasangan calon Presiden.

“Cukup kita saja yang tau siapa yang akan kita pilih, jangan pernah kita menjelek-jelekan yang tidak kita pilih,”pesan Bobby Nasution.

Seperti biasanya dalam setiap Safari Jum’at Wali Kota Medan, Bobby Nasution menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya bantuan hibah pembangunan Masjid sebesar Rp 50 juta, bantuan sosial sebesar Rp.10 juta, lalu penyerahan akte pendirian koperasi Masjid dan gerobak usaha serta steling usaha, dan satu set alat olahraga tenis meja beserta satu set buku.

Sentara itu Ketua BKM Masjid Taqwa Muhammadiyah, H. Aswan Lubis mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan dari Pemko Medan.

Bantuan yang diberikan akan digunakan untuk membangun lantai dua masjid sebagai tempat dakwah.

“Ini suatu kebahagiaan bagi kami, bantuan ini akan kami pergunakan dengan sebaiknya.”pungkasnya. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bunda Literasi Asahan Tinjau Layanan Perpustakaan Keliling di Aek Ledong

Asahan — Bunda Literasi Kabupaten Asahan melakukan peninjauan langsung terhadap layanan perpustakaan keliling di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, pada Rabu (1/4)....

Danyonif 125/SMB Sandang Merga Ginting, Bupati Karo Menjadi Orang Tua Danyonif 125/SMB

‎Kabanjahe - Danyonif 125/SMB, Letkol (Inf) Hari Mughnii Nagara, SE, M.H.I ditabalkan menjadi marga Ginting, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting,...

Pariwisata Sumut Bergeliat, 360 Ribu Wisatawan Padati Destinasi Saat Lebaran

MEDAN – Jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara (Sumut) selama periode Lebaran 2026 mencapai 360 ribu orang. Angka tersebut merupakan gabungan wisatawan nusantara dan...

Dilapor Dugaan Penggelapan, Ketua HKTI Taput Siap Menempuh Jalur Hukum

Taput (Neracanews) - Erikson Sianipar, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tapanuli Utara, membantah tuduhan dugaan penggelapan dana Koperasi Tumbuh Sejahtera Bersama Petani...

Tarif Sel Nusa Kambangan Diduga Puluhan Juta, Integritas Lapas Disorot Tajam

MEDAN – Tarif sel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusa Kambangan kini tengah menjadi sorotan publik. Muncul dugaan kuat mengenai adanya praktik "jual beli fasilitas"...