Kamis, Januari 22, 2026
spot_img

Plh Kasat Pol Dinilai Tak Beretika Usir Pengusaha Kantin RSUD Tarutung, Atas Perintah Bupati

Taput (Neracanews) – Pengusaha kantin Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung diperintah untuk di kosongkan oleh Bupati Tapanuli Utara melalui Plh Kasat pol PP.

Perintah pengosongan itu di sampaikan Plh Kasat Pol PP Taput Raymond Silalahi dengan cara memanggil istri pengusaha kantin,Johannes Nababan yang berada di RSU Tarutung, Plt Kasatpol PP kabupaten Tapanuli Utara, untuk segera mengosongkan kantin yang sudah di usahai kantin selama kurang lebih 7 tahun.

Hal tersebut dikatakan oleh Johannes Nababan kepada beberapa awak media saat ditemui di kantin RSU Tarutung, pada hari kamis (24/4/2025) kemarin.

“Menurut saya Plh tersebut sama sekali tidak beretika dengan memanggil istri saya ketangga dekat kantin hanya untuk menyampaikan agar kantin yang kami usaha i ini segera dikosongkan Minggu depan,” kata Johannes.

“Disampaikan kepada istri saya kalau apa yang dia sampaikan itu sesuai dengan perintah dari Bupati Tapanuli Utara kepadanya selaku Plh Kasatpol PP, kalau aturan dan peraturan  tentang kerja sama usaha yang sudah kami buat dengan pihak RSUD Tarutung bisa juga diganti, dan uangnya bisa dikembalikan,” ungkap Johannes.

Dikatakan, sesuai dengan aturan dan peraturan yang tertuang dalam kontrak perjanjian kerjasama dengan pihak RSU Tarutung kalau kami itu sudah melakukan perpanjangan kontrak berusaha sampai dengan tanggal 05 Januari 2029.

“Segala yang namanya administrasi mulai dari pembayaran pajak, bayar kontrak perpanjangan usaha selama 5 tahun sudah kami selesaikan seperti yang tertuang dalam kerja sama ijin berusaha disalah satu kantin Rumah Sakit Tarutung, ujarnya lagi,” ujarnya.

Lanjut Johanes, secara logika berpikir sebenarnya, Plt Kasatpol PP itu aturannya menyampaikan teguran bukan kepada pihak pengelola atau istrinya, seharusnya kepada pihak rumah sakit Tarutung selaku pihak yang memberikan dan mengeluarkan perjanjian kerjasama berusaha.

“Kami hanya patuh dan tunduk pada pihak Rumah sakit selaku pemberi perjanjian kerjasama berusaha kepada saya yang telah menyambung kembali perjanjian kerja sama itu sampai bulan Januari tahun 2029, jadi dia salah alamat menyatakan itu kepada saya, apalagi dia katakan atas perintah langsung dari bupati Tapanuli Utara,” sesalnya.

Sementara itu, Plh Kasatpol PP Raymond Silalahi dikonfirmasi wartawan terkait kantin tersebut mengatakan, “Itu benar perintah dari Bupati Taput, dan kalau tidak percaya silahkan saja tanyakan kepada beliau,” ucapnya, Jumat (25/04/2025).

Saat ditanya kembali akan kebenaran pernyataannya yang mengatakan “Marganti majo” (Berganti dulu) dan juga pernyataannya akan peraturan perjanjian kerja sama bisa diganti, dia juga bilang silahkan ditanyakan kepada bupati,” ujarnya.

Terpisah, Direktur RSUD Tarutung, dr Janri Nababan ketika dikonfirmasi mengatakan, “Saya baru mendengar info ini, terimakasih ku cek dulu ya,” ucap Janri Melalui pesan WhatsApp. (HH)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Oknum ASN di Inhu Kembali Ditangkap Gara-gara Narkoba Bersama Rekannya

INHU - Dunia kepegawaian di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau kembali tercoreng. Setelah sebelumnya seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas PU...

Kapal Rumah Sakit Apung DPP PDI-P Memberikan Pelayanan Kesehatan di Tapteng Empat Hari Kedepan

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Bentuk kepedulian bagi korban bencana yang terjadi pada 25 November 2025, Partai Berlambangkan Banteng Bermocong Putih PDI-Perjuangan Tiba di...

Pemprov Sumut Terus Sempurnakan Program Berobat Gratis, Buka Layanan Aduan Kesehatan 24 Jam

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan pelayanan Program Berobat Gratis (PROBIS). Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat...

100 % Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet

MEDAN – Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di bawah...

Jalan Lapen di Desa Pantis Taput Cepat Rusak, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Taput | (Neracanews) – Jalan Lapis Penetrasi (Lapen) di Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang baru selesai dibangun pada Desember...