Pj Gubernur Sumut Harapkan UKW Terus Lahirkan Wartawan yang Kompeten

MEDAN – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin mengapresiasi dan berharap pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut mampu terus melahirkan wartawan yang kompeten. Sehingga dapat berperan memberikan pencerahan kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Pj Gubernur Sumut Hassanudin dalam sambutannya yang disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas S Sitorus pada Pembukaan UKW Angkatan 59 dan 60 di Swiss Belinn Hotel, Jalan Gajah Mada Medan, Selasa (7/11).

“Wartawan memiliki peran penting sebagai pilar keempat demokrasi di Indonesia, karena tugasnya yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat, senantiasa mengusung nilai kebenaran hingga memiliki peran sebagai alat pengontrol sosial bagi kinerja aparatur pemerintahan,” katanya.

Di era reformasi, lanjut Ilyas, banyak oknum yang tidak memiliki pengetahuan dan keahlian di bidang jurnalistik ikut terjun dalam profesi ini, sehingga berpotensi menodai profesi wartawan yang mulia. Karena itu, sebagai upaya untuk mengangkat nilai profesi wartawan, para wartawan yang benar harus mengikuti uji kompetensi wartawan.

“Para wartawan yang benar harus mengikuti uji kompetensi wartawan. Aturan ini tertuang dalam peraturan dewan pers nomor 1 tahun 2018 tentang sertifikasi kompetensi wartawan. Manfaat UKW selain meningkatkan kualitas dan profesionalitas, juga sebagai acuan sistem evaluasi kinerja wartawan oleh perusahaan,” ujarnya.

Melalui UKW ini, kata Ilyas, wartawan yang kompeten tentu akan menghasilkan informasi yang baik, benar, kritis, dan membangun.

Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut atas terselenggaranya UKW saat ini. Farianda menyebut ada 7 kali penyelenggarakan UKW di Sumut, di antaranya bersumber dari hibah Dinas Kominfo Sumut.

“UKW yang digelar atas kerja sama Dinas Kominfo Sumut, pembiayaan dari dana hibah. Saya berharap para wartawan yang ikut UKW bukan hanya sekadar lulus, tapi juga kompeten,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur UKW PWI Pusat Firdaus Komar menyebut Dinas Kominfo Sumut sangat luar biasa, lantaran bisa menjalin sinergitas dengan PWI Sumut, terutama dalam meningkatkan kualitas wartawan.

“Dewan Pers dalam waktu dekat akan mengeluarkan standar penguji, materi uji, monitoring bagi wartawan yang sudah memegang kartu UKW. Nantinya akan dimonitor apakah kawan-kawan tersebut masih bekerja di media atau apakah masih ada karya jurnalistiknya. Atau bagi kawan-kawan yang melanggar kode etik bisa dibuat kartu UKW-nya. Ini nantinya akan diatur di standar yang akan dikeluarkan akhir tahun ini,” ujarnya.

Firdaus berharap bagi wartawan yang mengikuti UKW saat ini lulus dan kompeten, yang nantinya akan berdampak terhadap perusahaan dan juga kualitas wartawan di Sumut. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bunda Literasi Asahan Tinjau Layanan Perpustakaan Keliling di Aek Ledong

Asahan — Bunda Literasi Kabupaten Asahan melakukan peninjauan langsung terhadap layanan perpustakaan keliling di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, pada Rabu (1/4)....

Danyonif 125/SMB Sandang Merga Ginting, Bupati Karo Menjadi Orang Tua Danyonif 125/SMB

‎Kabanjahe - Danyonif 125/SMB, Letkol (Inf) Hari Mughnii Nagara, SE, M.H.I ditabalkan menjadi marga Ginting, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting,...

Pariwisata Sumut Bergeliat, 360 Ribu Wisatawan Padati Destinasi Saat Lebaran

MEDAN – Jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara (Sumut) selama periode Lebaran 2026 mencapai 360 ribu orang. Angka tersebut merupakan gabungan wisatawan nusantara dan...

Dilapor Dugaan Penggelapan, Ketua HKTI Taput Siap Menempuh Jalur Hukum

Taput (Neracanews) - Erikson Sianipar, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tapanuli Utara, membantah tuduhan dugaan penggelapan dana Koperasi Tumbuh Sejahtera Bersama Petani...

Tarif Sel Nusa Kambangan Diduga Puluhan Juta, Integritas Lapas Disorot Tajam

MEDAN – Tarif sel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusa Kambangan kini tengah menjadi sorotan publik. Muncul dugaan kuat mengenai adanya praktik "jual beli fasilitas"...