Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Pemkab Asahan Terima Hibah Situs Bersejarah MTQ Pertama di Indonesia

Kisaran – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Kabupaten Asahan berlangsung penuh kekhidmatan sekaligus melahirkan momen bersejarah. Pada acara yang dipusatkan di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran ini, Pemerintah Kabupaten Asahan menerima hibah bangunan beserta sebagian tanah yang memiliki nilai sejarah penting bagi dunia Islam di tanah air.

Bangunan yang terletak di Desa Pondok Bungur, Kecamatan Rawang Panca Arga tersebut merupakan lokasi musyawarah panitia penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) pertama di Indonesia pada tahun 1946. Hibah tersebut diserahkan langsung oleh ahli waris, Azwar D, S.Sos, kepada Pemkab Asahan untuk ditetapkan sebagai cagar budaya religi.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si, mengapresiasi ketulusan keluarga pemberi hibah dan menegaskan komitmen pemerintah dalam melestarikan situs tersebut.
“Bagi kami, ini adalah amanah berharga. Atas nama pemerintah, saya menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar Bapak Azwar yang telah menghibahkan bangunan bersejarah ini. InsyaAllah akan kami rawat, kami lestarikan, dan kami kembangkan sebagai destinasi wisata religi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi juga diisi tausiyah oleh Al Ustadz H. Irfan Yusuf, S.Ag, yang mengingatkan jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta merawat warisan sejarah Asahan sebagai daerah yang menjadi saksi lahirnya MTQ di Indonesia.
“Peringatan ini bukan sekadar Maulid Nabi, tapi juga momentum untuk menghidupkan kembali kebanggaan Asahan. Mari kita jadikan warisan ini sebagai penyemangat memperkuat ibadah sekaligus menjaga identitas daerah,” pesannya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Asahan, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Kapolres Asahan, perwakilan Dandim 0208/Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para asisten, staf ahli bupati, kepala OPD, camat se-Kabupaten Asahan, ASN, Ketua TP PKK beserta jajaran, Ketua DWP, Ketua BKM Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran, Kepala Desa Pondok Bungur, serta ratusan jamaah.

Suasana khidmat yang tercipta menjadi bukti eratnya sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus merawat sejarah besar Kabupaten Asahan. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...