Mendorong Perangkat Daerah Aktif Menuju Dairi yang Inovatif

DAIRI – Sosialisasi dan pelatihan indeks inovasi daerah diharapkan dapat meningkatkan pemahamanan tentang inovasi daerah serta mendorong setiap perangkat daerah lebih aktif melakukan inovasi menuju Kabupaten Dairi sebagai daerah yang inovatif.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Surung Charles Lamhot Bantjin melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Dairi Suasta Ginting dalam acara Sosialisasi Inovasi Daerah, bertempat di Aula Dairi Unggul Bappeda Kabupaten Dairi, Selasa (21/5/2024).

Disampaikan Suasta, pada penilaian indeks inovasi daerah terdapat dua aspek penilaian, delapan variabel, dan 36 indikator, dengan kriteria dan metode penilaiannya. Inovasi daerah memiliki peran penting untuk menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelayanan publik.

“Permasalahan dan tuntutan masyarakat semakin kompleks, maka harus menghadapi cara berpikir dan cara kerja yang baru dengan mengedepankan budaya kerja berbasis kreatifitas, inovasi, dan kolaborasi agar layanan kepada masyarakat dapat lebih cepat, mudah, dan berkualitas,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suasta menyampaikan bahwa Kabupaten Dairi berada pada peringkat 321 dari 415 kabupaten di seluruh Indonesia dalam pegelaran Innovation Government Award 2023 dengan predikat tidak inovatif setara tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 400.10.11-6287 Tahun 2023.

“Capaian ini merupakan cerminan betapa rendahnya tingkat inovasi di Kabupaten Dairi. Pada dasarnya, kami mengajak seluruh perangkat daerah memiliki inovasi daerah setiap tahunnya. Demikian halnya pegelaran Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Dairi yang diselenggarakan tahun 2023 yang masih minim peserta lomba yakni hanya diikuti 8 OPD dari 41 OPD se-Kabupaten Dairi,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Suasta Ginting juga menyampaikan apresiasinya kepada salah satu wujud nyata dalam bidang inovasi yaitu inovasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis online (Parkebbas) Dinas Dukcapil Dairi yang dampak pelayanannya telah dirasakan masyarakat luas. Parkebbas juga telah berhasil menjadi juara ketiga pada perlombaan inovasi daerah tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2023. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bunda Literasi Asahan Tinjau Layanan Perpustakaan Keliling di Aek Ledong

Asahan — Bunda Literasi Kabupaten Asahan melakukan peninjauan langsung terhadap layanan perpustakaan keliling di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, pada Rabu (1/4)....

Danyonif 125/SMB Sandang Merga Ginting, Bupati Karo Menjadi Orang Tua Danyonif 125/SMB

‎Kabanjahe - Danyonif 125/SMB, Letkol (Inf) Hari Mughnii Nagara, SE, M.H.I ditabalkan menjadi marga Ginting, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting,...

Pariwisata Sumut Bergeliat, 360 Ribu Wisatawan Padati Destinasi Saat Lebaran

MEDAN – Jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara (Sumut) selama periode Lebaran 2026 mencapai 360 ribu orang. Angka tersebut merupakan gabungan wisatawan nusantara dan...

Dilapor Dugaan Penggelapan, Ketua HKTI Taput Siap Menempuh Jalur Hukum

Taput (Neracanews) - Erikson Sianipar, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tapanuli Utara, membantah tuduhan dugaan penggelapan dana Koperasi Tumbuh Sejahtera Bersama Petani...

Tarif Sel Nusa Kambangan Diduga Puluhan Juta, Integritas Lapas Disorot Tajam

MEDAN – Tarif sel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusa Kambangan kini tengah menjadi sorotan publik. Muncul dugaan kuat mengenai adanya praktik "jual beli fasilitas"...