Kamis, Maret 5, 2026
spot_img

Lebaran Hari Pertama, LPKA Palu Dipadati Pengunjung

Palu – Dalam memberikan pelayanan yang memuaskan, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu membuka layanan kunjungan dalam rangka Idul Fitri selama empat hari, 10-13 April 2024, Senin, (10/4) Pagi.nLayanan ini menjadi momen para anak binaan untuk Kembali berjumpa dan menjalin silahturahmi bersama keluarga.

Meski cuaca yang cukup panas, pada lebaran hari pertama terlihat LPKA Palu dipadati oleh pengunjung dari berbagai kalangan usia. Antusiasme keluarga anak binaan untuk berkunjung pada tahun ini cukup tinggi.

Kepala LPKA Palu, Revanda Bangun mengatakan dengan meningkatnya kunjungan ditahun ini, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatu agar dapat memberikan suasana aman, nyaman sehingga layanan kunjungan tetap berjalan lancer dengan membagi menjadi dua kategori, yakni Layanan Kunjungan Tatap muka dan Layanan kunjungan online.

“Tidak semua keluarga anak binaan bisa datang bekunjung. Maka dari itu kita di LPKA Palu juga menyediakan layanan kunjungan Online dan semuanya gratis,” jelas Revanda

Tercatat jumlah pengunjung tatap muka pada hari pertama tercatat sebanyak 30 orang, terdiri dari 10 Pengunjung laki-laki, 15 pengunjung perempuan dan 5 anak-anak. Sedangkan untuk layanan kunjungan online sebanyak enam pengunjung.

“Di LPKA Palu anak binaan berasal dari seluruh Kabupaten Kota di Sulawesi Tengah, jadi kita berikan kemudahan. Di momen berbahagia ini sudah sepatutnya kita saling berbagi keceriaan dan kebersamaan,” ujar Revanda

Selanjutnya, Revanda menuturkan layanan kunjungan dibagi menjadi dua sesi, yaitu pagi pukul 08.00-11.00 Wita dan Siang 13.00-15.00 Wita. “Hal ini terbukti dan efisien dalam mengurangi kepadatan, waktu besukan juga kita berikan maksimal 15 menit untuk setiap anak binaan dan keluarga,” tutur Revanda

Revanda menambahkan, layanan kunjungan tersebut dibatasi hanya untuk keluarga ini, seperti orang tua, kakak dan adik. Menurutnya, kebijakan itu bukan hanya soal mengantisipasi membludaknya pengunjung, namun demi alasan keamanan.

Dirinya pun juga turun langsung memastikan bahwa seluruh jajarannya telah bekerja maksimal untuk menghadirkan layanan terbaik pada momen idul fitri ini. “Tujuan utama layanan ini adalah untuk memeberikan kesempata bagi para anak binaan menjalin silahturahmi dengan keluarga serta saling berbagi kebersamaan di hari kemenangan ini,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Sulteng, Hermasnyah Siregar memberikan apresiasi atas usaha dan inovasi layanan yang dihadirkan LPKA Palu khususnya dalam menghadapi rangkaian perayaan hari raya Idul Fitri.

“Semua berhak mendapatkan kebahagiaan, di momen ini saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Terus pertahankan dan ditingkatkan, paling penting tetap berikan pelayanan harmonis dan humanis,” tutup Kakanwil Hermansyah. (Rel)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dalimunthe Akan Lapor Polisi, PT STA Kebun Bahal Diduga Rusak Tanaman Warga

Padang Lawas Utara - Lindung Dalimunthe warga Desa Bahal, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, mengaku tanaman pohon Kelapa Sawitnya di rusak oleh pihak...

Bupati Asahan Dampingi Wagub Sumut Tinjau Kesiapan SMAN Rahuning

Rahuning, 4 Maret 2026 – Bupati Asahan mendampingi Wakil Gubernur Sumatera Utara dalam kunjungan kerja meninjau kesiapan operasional SMA Negeri Rahuning, Rabu (04/03/2026). Kegiatan...

Wabup Asahan Kunjungi Masjid Al Falah dalam Safari Ramadhan Khusus

Asahan – Wakil Bupati Asahan melaksanakan kunjungan Tim Safari Ramadhan Khusus di Masjid Al Falah, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kisaran Barat, Selasa (03/03/2026). Kegiatan...

Unit PPA Polres Tapteng Amankan Sorang Remaja Dengan Kasus Pencabulan

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Unit PPA Polres Tapteng berhasil mengamankan seorang remaja berstatus pelajar warga Tapteng dengan kasus pencabulan pada Rabu (04/03)26) Berdasarkan pantauan...

Isu Relokasi Warga Bencana Jadi Sorotan di Media Sosial, Ini Pernyataan Pemko Sibolga

Sibolga (Neracanews) - Unggahan di media sosial (Medsos) Facebook yang menyebut Pemerintah Kota Sibolga mengancam warga yang menolak direlokasi dari kawasan rawan longsor tidak...