ETOS Survey: PDIP, PKS, dan Gerindra Masuk 3 Besar Partai yang Lolos Parliamentary Threshold

Neracanews | Jakarta – ETOS Indonesia Institute mengeluarkan hasil survei terkait partai politik yang diprediksi lolos Parliamentary Threshold (PT). Berbeda dari lembaga survei lain yang lebih menyoroti hasil survei presiden, ETOS justru memberikan fokus pada partai politik.

Dalam rilis surveynya pada Jumat pagi, 9 Februari 2024, di Kopi Rangi Jakarta Pusat, Direktur Riset ETOS Indonesia Institute, Pascal Wilhard, memaparkan hasil survei yang melibatkan hampir 2.000 responden. Survei ini dilakukan pada periode 26 Januari 2024 – 3 Februari 2024, dengan margin error 2,37%, dan tingkat kepercayaan 95%.

Hasil survei tersebut menunjukkan presentase partai yang diprediksi lolos PT sebagai berikut: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan 15,3%, disusul Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 14,1%, dan Partai Gerindra dengan 13,6%. Kemudian, Partai NASDEM 11,7%, Partai GOLKAR 10,6%, Partai Demokrat 9,4%, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 8,5%, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 7,2%, Partai Amanat Nasional (PAN) 5,1%, dan Partai PERINDO 4,5%.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, menyampaikan bahwa faktor Pilpres mendominasi partai-partai pengusung maupun pendukungnya. Caleg-caleg dari parpol pengusung dan pendukung Capres – Cawapres juga fokus pada Pilegnya.

PDIP, PKS, dan Partai Gerindra menempati peringkat tertinggi di 3 besar, sedangkan Partai NASDEM dan Partai GOLKAR masuk dalam 5 besar. Meskipun Partai Golkar diprediksi mengalami penurunan kursi di parlemen pusat, Demokrat dan PKB berada di posisi ke-6 dan ke-7. Faktor Pilpres juga berpengaruh pada suara partai. Partai PPP mengalami kenaikan yang normatif, sedangkan PAN menunjukkan posisi stagnan dan memprihatinkan.

Iskandarsyah menambahkan, “Partai PERINDO diprediksi masuk walau dengan presentase yang tipis dari batas ambang minimal lolos Parliamentary Threshold yaitu 4%.”

Partai-partai baru dianggap memiliki beban yang berat menuju Senayan karena partai besar lebih dominan dalam peran mereka di Pilpres. Iskandar menyimpulkan, “Semoga ini juga menjadi acuan bagi para caleg parpol yang bertarung menuju Senayan di 2024 dan pastinya akan berperan penting dalam mengawasi semua kebijakan pemimpin baru, yaitu Presiden dan Wakil Presiden 2024-2029.” (021)

PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bupati Asahan Hadiri Peluncuran Program Jaksa Sahabat Pendidik

MEDAN – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri kegiatan Jaksa Sahabat Pendidik yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Kejaksaan Tinggi Sumatera...

Rico Waas: Purnatugas Bukan Akhir Pengabdian, tapi Membuka Lembaran Baru

Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa purnatugas agar tidak memandang...

Lapas Pancurbatu Dukung Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Selasa (6/10/2026). Rapat...

LSM GERRAM Kecam Keras Kadis LH Kabupaten Bekasi, Paulus Simalango: Jangan Hina Wartawan Yang Datang Melakukan Konfirmasi Dugaan Korupsi

BEKASI — Ketua Umum LSM GERRAM (Gerakan Reformasi Advokasi Masyarakat), Paulus Simalango, S.H., mengecam keras dugaan tindakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi,...

Proyek Jalan HKBP Pearaja Berjalan, Dinas PUTR-Hub Diminta Awasi Ketat Mutu Pekerjaan

TAPUT (Neracanews) - Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perhubungan (PUTR-Hub) Kabupaten Tapanuli Utara diminta untuk turun langsung ke lapangan guna memantau dan mengawasi...