Dugaan Pemerasan Oknum Penyidik Polda Sumut, Korban Bongkar ‘Uang Kopi Hingga Jutaan”

MEDAN — Dugaan pemerasan oleh oknum kepolisian mencuat di jajaran Polda Sumut. Seorang terlapor berinisial UP (50) mengaku terus dimintai uang oleh penyidik Subdit II, Unit 3, Ditres Krimum Polda Sumut, di tengah proses penyelidikan kasus.

UP menceritakan pengalamannya kepada wartawan. Setiap kali diperiksa, ia harus mengeluarkan uang yang bervariasi, mulai dari dua juta hingga lima juta rupiah.

“Begini pak Siahaan, setiap kami di BAP paling-ngga saya keluar uang Lima juta,” ungkap UP.

Oknum penyidik yang disebut UP adalah Iptu NS dan serekannya. Modusnya adalah pemanggilan penyelidikan atas laporan inisial HD dengan nomor LP/B/784/V/2025/SPKT/Polda Sumut.

Lebih lanjut, UP membeberkan bahwa oknum penyidik tersebut secara gamblang menyatakan tidak ingin UP berdamai dengan pelapor.

“Kalau berdamai nanti kalian tinggalkan kami, sudah pernah terjadi, Itulah kata Silitonga,” sebut UP menirukan ucapan penyidik.

Dugaan penyerahan uang juga diperkuat oleh kesaksian suami UP, AAL. Ia mengaku terakhir kali memberikan uang sebesar Rp 5 juta langsung kepada Iptu NS.

Penyerahan uang itu dilakukan di PKS milik mereka yang berada di Besitang, pada Selasa (12/8/2025) sekitar pukul 12.00 Wib. “Saya yang kasih langsung,” tegas AAL.

Sementara itu, Iptu NS membantah tudingan UP saat dikonfirmasi. Ia menyatakan semua langkah yang dilakukan sudah sesuai dengan prosedur penyelidikan dan penyidikan.

“Mohon maaf pak kita profesional dalam menangani kasus tersebut,” balas Iptu NS melalui pesan WhatsApp kepada wartawan, Selasa (21/10/2025).

Hingga berita ini diterbitkan, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan belum dapat memberikan keterangan terkait dugaan pemerasan yang melibatkan jajarannya ini.
(ps)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...