Dapat Bantu Masyarakat, Bobby Nasution Ingin Seluruh Masjid Jalankan Program Masjid Mandiri

Medan – Seluruh masjid di Kota Medan dapat menjalankan program Masjid Mandiri menjadi harapan yang disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat melaksanakan Safari Jum’at di Masjid Taqwa Muhammadiyah Bandar Selamat Jalan Letda Sujono Medan, Jum’at (3/11). Tujuannya, agar kehadiran Masjid Mandiri ini dapat membantu masyarakat sekitar.

“Tidak hanya hadir secara fisik, kami juga ingin hadir melalui program. Hal itu lah mengapa kami meluncurkan program Masjid Mandiri ini. Nanti, hal-hal yang menjadi bagian dari program ini seperti koperasi bisa berguna untuk saling membantu masyarakat yang tinggal di sekitar masjid,” kata Bobby Nasution.

Di hadapan ratusan jemaah yang hadir, Bobby Nasution selanjutnya mengungkapkan keinginannya agar fungsi masjid dapat kembali seperti di zaman Rasulullah SAW. Artinya, masjid tidak hanya sekadar menjadi tempat ibadah, tapi juga sarana umat Muslim mendapatkan semua ilmu terkait ajaran kehidupan dari mulai bangun hingga tidur lagi.

“Di zaman Rasulullah, kita tahu bahwa masjid memiliki fungsi yang lebih luas. Ragam kegiatan keumatan dan diskusi tentang berbagai hal seperti ekonomi, sosial, budaya hingga politik juga dilakukan. Jangan sampai, masjid-masjid kita kian menurun fungsinya. Sudah selayaknya kita bangkitkan lagi peradaban Islam melalui masjid,” harapnya.

Tak lupa, Bobby Nasution juga mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk merasakan keamanan dan kenyamanan terutama dalam beribadah. Sementara, sambung Bobby, masih ada saudara-saudara Muslim lain yang belum bisa merasakan kenyamanan dalam menjalankan hidup sehari-hari.

“Situasi silaturahmi kita hari ini, harus lah kita syukuri. Karena, ada saudara-saudara kita di belahan dunia lainnya yang belum bisa benar-benar merasakan nikmat aman dan damai. Mereka adalah saudara kita di Palestina. Hingga hari ini mereka masih terus berjuang. Mari, kita doakan mereka agar bisa mendapatkan dan merasakan nikmat kenyamanan,” ajaknya.

Dalam Safari Jumat tersebut, Bobby Nasution yang hadir didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah menyerahkan sejumlah bantuan di antaranya bantuan renovasi masjid sebesar Rp. 50 juta, bantuan sosial Rp. 10 juta, akte pendirian koperasi masjid dan gerobak usaha. Lalu, satu unit steling usaha, satu set tenis meja serta satu unit rak beserta buku dan barcode e-book.

Safari Jum’at yang diawali dengan Shalat Jumat berjamaah tersebut pun dirangkai dengan makan siang bersama jemaah dan masyarakat sekitar. Dengan ramah, orang nomor satu di Pemko Medan itu menyahuti setiap sapaan yang ditujukan padanya seraya menyampaikan jika dirinya juga masih dalam keluarga besar Muhammadiyah karena mengenyam pendidikan dasar di SD Muhammadiyah Pontianak. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Bunda Literasi Asahan Tinjau Layanan Perpustakaan Keliling di Aek Ledong

Asahan — Bunda Literasi Kabupaten Asahan melakukan peninjauan langsung terhadap layanan perpustakaan keliling di SDN 015927 Padang Sipirok, Kecamatan Aek Ledong, pada Rabu (1/4)....

Danyonif 125/SMB Sandang Merga Ginting, Bupati Karo Menjadi Orang Tua Danyonif 125/SMB

‎Kabanjahe - Danyonif 125/SMB, Letkol (Inf) Hari Mughnii Nagara, SE, M.H.I ditabalkan menjadi marga Ginting, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting,...

Pariwisata Sumut Bergeliat, 360 Ribu Wisatawan Padati Destinasi Saat Lebaran

MEDAN – Jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Utara (Sumut) selama periode Lebaran 2026 mencapai 360 ribu orang. Angka tersebut merupakan gabungan wisatawan nusantara dan...

Dilapor Dugaan Penggelapan, Ketua HKTI Taput Siap Menempuh Jalur Hukum

Taput (Neracanews) - Erikson Sianipar, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Tapanuli Utara, membantah tuduhan dugaan penggelapan dana Koperasi Tumbuh Sejahtera Bersama Petani...

Tarif Sel Nusa Kambangan Diduga Puluhan Juta, Integritas Lapas Disorot Tajam

MEDAN – Tarif sel di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusa Kambangan kini tengah menjadi sorotan publik. Muncul dugaan kuat mengenai adanya praktik "jual beli fasilitas"...