Senin, Maret 9, 2026
spot_img

Bupati Humbang Hasundutan Dorong Transformasi Digital dengan Bimtek Aplikasi Srikandi

Humbahas (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan terus berupaya mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan kearsipan. Sebagai langkah nyata, Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Acara ini dilaksanakan di Aula Hutamas Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Kamis, 27 November 2025.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, menekankan pentingnya pemanfaatan Aplikasi Srikandi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, efisien, dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan arah penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Aplikasi Srikandi merupakan platform kearsipan digital nasional yang dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan arsip di seluruh instansi pemerintahan. Melalui penerapan aplikasi ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berkomitmen untuk mendorong percepatan penerapan SPBE sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang hadir memberikan pelatihan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengoperasikan aplikasi kearsipan digital.

Kepala Bagian Prokopim Setdakab Humbang Hasundutan, Irma Simanungkalit, melaporkan bahwa bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat distribusi surat, memfasilitasi tanda tangan elektronik, mengoptimalkan pengarsipan, meningkatkan akuntabilitas, menghemat biaya operasional, serta mempermudah koordinasi antarinstansi melalui penerapan sistem kearsipan digital yang terintegrasi.

Bimtek ini diikuti oleh 120 peserta, terdiri dari 97 orang perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 23 orang dari Sekretariat Daerah. Narasumber yang dihadirkan berasal dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yaitu Hafid Furqoni, S.S., Arsiparis Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Pembinaan Kearsipan Wilayah Barat I. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Pemkab Inhu Tetapkan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Karhutla

INHU - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) resmi menetapkan Status Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) melalui Rapat Koordinasi (Rakor) yang...

Berkah Dibulan Ramadhan, Cabjari Madina di Natal Berbagi Takjil Gratis kepada Warga Binaan Rutan Kelas IIB Natal

Neracanews | Mandailing ‎Natal - Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Mandailing Natal (Madina) di Natal menggelar kegiatan berbagi takjil gratis kepada warga binaan Rumah Tahanan...

Wartawan Terancam, Ceting Lapor Judi Kepada Kapolres Binjai Bocor

Binjai - Judi Tembak Ikan sering buka di Jalan Ade Irma Suryani Kota Binjai. Hingga dilaporkan Edison Harianja wartawan media online Tuntaspostnews, kepada Kapolres...

Kasus Dugaan Pengambilan 13 Tandan Buah Sawit Milik PTPN IV oleh Seorang Warga Miskin Mengarah ke Perdamaian

Neracanews | Mandailing Natal - Upaya penyelesaian perkara melalui pendekatan hukum yang lebih humanis mulai terlihat dalam kasus yang menjerat Heri Wardana yang merupakan...

Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Karo ke-80, Bupati Karo Adakan Diskusi Bersama Karo Diaspora

KARO – Pertama kali dalam sejarah Pemkab Karo, Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mengadakan diskusi dengan Thema “Satu...