Kamis, Januari 22, 2026
spot_img

Bupati Humbang Hasundutan Dorong Transformasi Digital dengan Bimtek Aplikasi Srikandi

Humbahas (Neracanews) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan terus berupaya mempercepat transformasi digital dalam pengelolaan kearsipan. Sebagai langkah nyata, Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi). Acara ini dilaksanakan di Aula Hutamas Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Kamis, 27 November 2025.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, menekankan pentingnya pemanfaatan Aplikasi Srikandi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, efisien, dan akuntabel. Hal ini sejalan dengan arah penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Aplikasi Srikandi merupakan platform kearsipan digital nasional yang dikembangkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan arsip di seluruh instansi pemerintahan. Melalui penerapan aplikasi ini, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berkomitmen untuk mendorong percepatan penerapan SPBE sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang hadir memberikan pelatihan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam mengoperasikan aplikasi kearsipan digital.

Kepala Bagian Prokopim Setdakab Humbang Hasundutan, Irma Simanungkalit, melaporkan bahwa bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat distribusi surat, memfasilitasi tanda tangan elektronik, mengoptimalkan pengarsipan, meningkatkan akuntabilitas, menghemat biaya operasional, serta mempermudah koordinasi antarinstansi melalui penerapan sistem kearsipan digital yang terintegrasi.

Bimtek ini diikuti oleh 120 peserta, terdiri dari 97 orang perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 23 orang dari Sekretariat Daerah. Narasumber yang dihadirkan berasal dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), yaitu Hafid Furqoni, S.S., Arsiparis Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Pembinaan Kearsipan Wilayah Barat I. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Oknum ASN di Inhu Kembali Ditangkap Gara-gara Narkoba Bersama Rekannya

INHU - Dunia kepegawaian di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau kembali tercoreng. Setelah sebelumnya seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Dinas PU...

Kapal Rumah Sakit Apung DPP PDI-P Memberikan Pelayanan Kesehatan di Tapteng Empat Hari Kedepan

Tapanuli Tengah Sarudik (Neracanews) - Bentuk kepedulian bagi korban bencana yang terjadi pada 25 November 2025, Partai Berlambangkan Banteng Bermocong Putih PDI-Perjuangan Tiba di...

Pemprov Sumut Terus Sempurnakan Program Berobat Gratis, Buka Layanan Aduan Kesehatan 24 Jam

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan pelayanan Program Berobat Gratis (PROBIS). Program ini merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat...

100 % Sekolah di Sumut Kini Teraliri Listrik dan Internet

MEDAN – Seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Sumatera Utara (Sumut) yang berada di bawah...

Jalan Lapen di Desa Pantis Taput Cepat Rusak, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

Taput | (Neracanews) – Jalan Lapis Penetrasi (Lapen) di Desa Pantis Kecamatan Pahae Julu, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), yang baru selesai dibangun pada Desember...