Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

AMPDT Desak Pemerintah “Sterilkan” Air Danau Toba dari Limbah Perusahaan

Parapat | Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah baik pusat dan daerah yang terus berupaya mengembangkan Kawasan Pariwisata Danau Toba menjadi destinasi pariwisata yang berkelanjutan dan berkemanusiaan. Hal tersebut terlihat dari event internasional yang akan diadakan di Danau Toba, yaitu Kejuaraan Internasional Power Boat F1-H20 yang akan dilaksanakan pada 24 – 26 Februari 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Umum Aliansi Mahasiswa Peduli Danau Toba (AMPDT) Rico Nainggolan, “Kita sangat apresiasi segala upaya untuk memajukan Pariwisata dan Promosi Danau Toba, termasuk dengan akan diadakannya kegiatan Kejuaran Power Boat F1 – H20 ini,” tutur Rico di Parapat, Selasa (11/102022).

Dan untuk mendukung kelancaran dan kenyaman acara tersebut, Rico juga meminta pemerintah harus menjamin kenyaman peserta dan mendesak pemerintah untuk mensterilkan perairan Danau Toba dari Limbah perusahaan.

“Kita harapkan pemerintah benar-benar mempertimbangkan soal kualitas air Danau Toba, sebab kita ketahui bersama, sampai saat ini masih banyak perusahaan yang kita duga tidak memiliki IPAL dan membuang limbah cair secara sembarangan ke Danau Toba,” tegas Rico.

Hal senada juga disampaikan oleh Koordinator AMPDT Wilayah Balige (Toba), Jono Naibaho. Bahwa segala kegiatan yang benar membangun pariwisata dan tidak merugikan masyarakat harus didukung.

“Kita dukung langkah nyata ini demi Pariwisata Danau Toba, dan harapan kita ada perputaran uang dan ekonomi nantinya agar masyarakat benar-benar merasakan dampak pembangunan tersebut, dan untuk menjaga wisatawan khususnya peserta dari 18 Negara yang akan mengikuti acara ini merasa nyaman, pemerintah harus sterilkan perairan Danau Toba dari limbah-limbah perusahaan,”tutur Jono.

Dia juga menambahkan, bahwa sebelumnya mereka telah melaporkan perusahan yang diduga membuang limbah sembarangan ke pihak berwajib. ”Kita juga sudah melaporkan adanya dugaan pembuangan limbah sembarangan ke Danau Toba ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara, tetapi belum ada tanggapan sampai saat ini, dan kita harapkan pemerintah benar-benar serius untuk menjaga kualitas air danau toba agar nanti para peserta ajang itu tetap merasa aman dan nyaman bermain air di Danau Toba.”tambah jono. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...