Akibat Tersinggung Ditagih Hutang Yohan di Bacok

Neracanews.com | Sekayu, Akibat tidak bisa menahan diri dan tersulut emosi Alam akhirnya ditangkap polisi pada Minggu (27/11/2022) malam.

Kejadian ini bermula saat Alam didatangi korban Yohan pada Kamis (24-11-2022) sekira pukul 11.30 wib dengan maksud menagih hutang sebesar seratus ribu rupiah, dan karena saat menagih hutang dilakukan dengan kata-kata kasar membuat Alam emosi dan tersinggung, kemudian mengambil parang dirumahnya dan membacok korban berkali-kali, yang akibatnya korban menderita luka bacok pada sekujur tubuhnya yang cukup parah.

Kapolsek Babat Toman Iptu Vico Fariul Fajar S.Tr.k. Msi melalui Kanit Reskrim Iptu Lekat Haryanto SH.MH menjelaskan bahwa setelah mengetahui adanya kejadian penganiayaan tersebut personil Polsek Babat Toman langsung cek dan olah TKP, melakukan pertolongan awal kepada korban dan sebagian melakukan pencarian terhadap pelaku.

Korban yang sudah dalam kondisi luka parah dibawa ke puskesmas Babat Toman, dan karena lukanya terlalu parah kemudian dirujuk di Rsud. Sekayu dan hingga sekarang korban dirawat disana, terangnya.

Untuk pelaku sendiri setelah kejadian karena takut sempat melarikan diri kehutan, yang akhirnya berkat pendekatan kepada pihak keluarga tiga hari kemudian pelaku mendatangi kepala desa karang waru, yang selanjutnya dilakukan penangkapan tanpa perlawanan, dari awal pelaku sudah ingin menyerah tapi karena takut ia sempat menghilang ,ujar lekat.

Dan untuk pelaku sendiri sekarang dilakukan proses penyidikan di Polsek Babat Toman, dan pelaku dikenakan pasal 352 ayat (2) KUHP yaitu penganiayaan berat yang diancam dengan pidana penjara selama lima tahun (Jefri)

SUMPAH PEMUDAspot_img
PENGADUAN POL PPspot_img
PENGADUAN DLH KOTA MEDANspot_img
CEGAH STUNTINGspot_img
NOMOR DARURAT DAMKARspot_img
SIAGA BENCANA BANJIRspot_img
CEK KESEHATAN GRATISspot_img

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Asahan Raih Kategori Istimewa dengan Nilai 97,30 Persen pada Penilaian Kabupaten/Kota Ber-Aksi 2026

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan berhasil meraih kategori Istimewa dengan nilai 97,30 persen dalam Penilaian Percontohan Kabupaten/Kota Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026. Hasil...

Asahan Jalani Penilaian Akhir Kabupaten Percontohan Antikorupsi Ber-Aksi 2026

KISARAN – Pemerintah Kabupaten Asahan menjalani penilaian akhir sebagai Kabupaten Percontohan Berani Berantas Korupsi (Ber-Aksi) Tahun 2026 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama tim...

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sumut Menurun, Pemprov Tangani Ratusan Kasus

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan,...

TP-PKK Sergai Raih Dua Penghargaan pada Jambore Kader PKK Sumut 2026

Medan - TP-PKK Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) berhasil meraih dua penghargaan dalam Jambore Kader TP-PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang berlangsung di...

Keberatan Kades Simamora Hasibuan, Seleksi Perangkat Desa Diduga Ada Intervensi dan Permintaan Uang

Taput (Neracanews) - Kisruh proses seleksi perangkat Desa Simamora Hasibuan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara, hingga kini belum menemukan titik terang. Seleksi dilaksanakan pada...