Pendemo Rumah Tahfidz Qur’an di Sibolangit Diringkus Polisi, Ini Harapan Raja Makayasa

Medan – Dua orang diduga pelaku terlibat dalam aksi demo intoleran dan perusakan Rumah Tahfiz, Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit, telah ditangkap Polrestabes Medan.

Kordinator Tim Advokasi Pembela Rumah Tahfiz Quraan Yayasan Siti Hajar, Raja Makayasa Harahap SH, mengapresiasi langkah cepat Polrestabes Medan mengusut kasus tersebut. Pihaknya tetap mendesak agar menangkap pelaku-pelaku yang masih berkeliaran dan Aktor Intelektual yang menyuruh dan menunggangi kelompok Intoleran tersebut

“Tentunya kami sangat apresiasi gerak cepat Kapolrestabes Medan, Kasat Reskrim Polrestabes Medan dan Kasat Intelkam Polrestabes Medan. Karena telah merespon baik dengan menangkap dan menaham pelaku pengancaman dan pengrusakan yang terjadi di Rumah Tahfiz Sibolangit,” kata Raja, di Kantor Advokat Citra Keadilan, Jalan Sutomo, Jumat (30/9/2022).

Raja menyebutkan, tindakan itu diharapkan menjadi keputusan yang bermanfaat, berkepastian dan berkeadilan bagi Yayasan Siti Hajar Rumah Tahfidz Quran Sibolangit. Mengingat tindak pidana itu tidak bisa berlarut-larut dibiarkan, sebab akan berpotensi terjadi gesekan-gesekan di masyarakat.

“Tim Hukum tetap mendesak Kapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan agar segera mengusut dan menangkap aktor intelektual yang menyuruh yang menunggangi kelompok intoleran tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya, ia mempertanyakan kapasitas para pendemo menanyakan perihal izin pendirian bangunan Rumah Tahfiz Quran Siti Hajar. Padahal, Rumah Tahfiz berdiri lebih dulu di lokasi daripada The Hill Hotel and Resort.

“Kepentingan dari para pendemo ini apa?, apa motif dan siapa yang menyuruhnya. Kalau terkait izin rumah tahfiz adalah kewenangan Pemkab Deliserdang,” ungkapnya.

Raja menyebutkan, pertemuan yang diinisiasi oleh Pemkab Deliserdang, antara Yayasan Rumah Tahfiz Siti Hajar dengan The Hill The Hotel Resort, menunjukkan fakta bahwa yang menolak keberadan rumah tahfiz adalah The Hiil Hotel.

“Meminta kepada pak bupati menutup dan mencabut izin The Hill Hotel and Resort apabila terbukti sebagai pihak pendemo rumah tahfiz,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya sekelompok massa intoleran berunjuk rasa menolak keberadaan rumah tahfidz quran di Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit.

Dalam video yang diperoleh, massa aksi yang menggunakan pengeras suara mempertanyakan izin rumah tahfidz quran. Terdengar mereka juga mengucapkan kalimat bakar-bakar dan bunuh-bunuh. (Rmd/As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Warga Desa Sinunukan II Madina Ditemukan Meninggal Dunia Diduga Gantung Diri

Neracanews | Mandailing Natal - Seorang warga Desa Sinunukan II, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditemukan meninggal dunia diduga akibat gantung diri, Kamis...

Polsek Batahan Tangkap Residivis Pelaku Pencurian di Grosir Km 16 Sinunukan, Sempat Kejar-Kejaran dengan Petugas

Neracanews | Mandailing Natal - Personil Polsek Batahan berhasil mengamankan seorang tersangka tindak pidana pencurian yang beraksi di Grosir milik Gusli Simanjuntak di Km...

YP2BM Matangkan Persiapan Peresmian Perkuliahan Perdana STAI Syekh Abdul Fattah Natal, Bupati Madina Dijadwalkan Hadir

Neracanews | Mandailing Natal - Pengurus Yayasan Pendidikan Pantai Barat Madina (YP2BM) menggelar rapat bersama panitia pelaksana dalam rangka persiapan peresmian dimulainya kegiatan akademik...

Latgab Merah Putih DSILS-BMRS Sukses, KONI dan Dispora Sumut Dorong Atlet Perserosi Tampil di PON 2028

Deli Serdang - Neracanews.com | Latihan Gabungan (Latgab) Merah Putih yang digelar Deli Serdang Inline Skate (DSILS) bersama Bintang Medan Roller Skate (BMRS) dalam...

PBG Watch Minta Bangunan Tanpa PBG di Jalan Sisingamangaraja Dibongkar

Medan | Neracanews.com – Pemantau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG Watch) meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan segera menindaklanjuti keputusan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV...