Jumat, Februari 20, 2026
spot_img

Dibangun dengan APBN Rp 829 Juta, Revitalisasi SDN 173305 Sipultak Taput Ditemukan Banyak Kelemahan – Kurang Profesional, Tandon Air Berbahaya

TAPUT | (NeracaNews) – Program Revitalisasi Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah (PAUD Dasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuai sorotan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara.

Beberapa proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 ditemukan tidak sesuai ekspektasi, salah satunya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 173305 Sipultak, Kecamatan Pagaran.

Proyek revitalisasi di sekolah tersebut mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 829.532.609 untuk merenovasi ruang kelas dan kamar mandi. Meskipun dana yang digelontorkan cukup besar, hasil pekerjaan jauh dari harapan utama program yang bertujuan meningkatkan kualitas mutu pendidikan.

Pantauan tim wartawan pada Jumat (20/2/2026) menunjukkan proyek baru selesai dikerjakan dan terlihat baru dari luar dengan warna cat yang mencolok. Namun, pemeriksaan lebih dekat menemukan penggunaan material bangunan lama yang hanya dicat ulang, seperti kusen jendela, pintu yang sudah lapuk, serta rangka atap kayu lama.

Pekerjaan pengatapan kamar mandi juga terlihat tidak rapi dan diduga dikerjakan oleh tenaga yang kurang profesional. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah penempatan tandon air dengan volume perkiraan 500 liter di bagian atap kamar mandi tanpa tiang penyangga beton yang kokoh, sehingga berpotensi ambruk dan mengancam keselamatan siswa yang menggunakan fasilitas tersebut.

Kondisi di dalam kamar mandi juga tidak memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Kran air tidak berfungsi serta aliran air mati, menyebabkan bau tak sedap menyeruak akibat kurangnya pembersihan dengan air.

Sebelumnya, selama proses pekerjaan, proyek ini juga diduga tidak sesuai dengan standar mutu yang ditentukan. Penggalian fondasi dan pembesian tiang dikerjakan asal-asalan menggunakan batu gunung, bukan batu kali yang sesuai spesifikasi. Tim wartawan masih menyimpan foto dan video dokumentasi proses pekerjaan fondasi, mengingat sulitnya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait.

Hingga berita ini dilansir, belum ada pihak yang bisa memberikan klarifikasi terkait kondisi proyek tersebut, termasuk Kepala Sekolah SDN 173305 Sipultak sebagai penanggungjawab revitalisasi, Dinas Pendidikan Kabupaten Taput, maupun Kejaksaan Negeri Taput. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Wabup Asahan Pimpin Apel Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin dan Budaya Kerja

Asahan, 18 Februari 2026 — Wakil Bupati Asahan, Rianto, memimpin pelaksanaan Apel Hari Kesadaran Nasional yang digelar di halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu pagi....

Wabup Asahan Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sei Dua Hulu

Wakil Bupati Asahan, Rianto, menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Sei Dua Hulu, Kecamatan Simpang Empat, Rabu (18/02/2026). Bantuan tersebut...

Seluruh Sungai Meluap Gegara Hujan Sehari Satu Malam di Tapteng

Tapanuli Tengah Badiri (Neracanews) - Balum hilang dari benak masyarakat kejadian banjir tanggal 11 dan 15 Februari 2026. Pada Senin kemarin masyarakat Tapteng kembali...

SBSI Apresiasi Presiden Prabowo ‘Perbaiki Kesejahteraan Hakim Ad Hoc’

JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP-KSBSI) mengapresiasi langkah presiden yang secara konkrit menerima aspirasi Hakim ad hoc dan kalangan...

Antonius Ginting Dobrak Standar Pelayanan Kesehatan dan Kependudukan Karo

KARO - Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, secara konsisten memperkuat kualitas pelayanan publik di wilayahnya. Langkah ini diambil guna memastikan...