Dibangun dengan APBN Rp 829 Juta, Revitalisasi SDN 173305 Sipultak Taput Ditemukan Banyak Kelemahan – Kurang Profesional, Tandon Air Berbahaya

TAPUT | (NeracaNews) – Program Revitalisasi Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar Menengah (PAUD Dasmen) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menuai sorotan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara.

Beberapa proyek yang didanai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 ditemukan tidak sesuai ekspektasi, salah satunya di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 173305 Sipultak, Kecamatan Pagaran.

Proyek revitalisasi di sekolah tersebut mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 829.532.609 untuk merenovasi ruang kelas dan kamar mandi. Meskipun dana yang digelontorkan cukup besar, hasil pekerjaan jauh dari harapan utama program yang bertujuan meningkatkan kualitas mutu pendidikan.

Pantauan tim wartawan pada Jumat (20/2/2026) menunjukkan proyek baru selesai dikerjakan dan terlihat baru dari luar dengan warna cat yang mencolok. Namun, pemeriksaan lebih dekat menemukan penggunaan material bangunan lama yang hanya dicat ulang, seperti kusen jendela, pintu yang sudah lapuk, serta rangka atap kayu lama.

Pekerjaan pengatapan kamar mandi juga terlihat tidak rapi dan diduga dikerjakan oleh tenaga yang kurang profesional. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah penempatan tandon air dengan volume perkiraan 500 liter di bagian atap kamar mandi tanpa tiang penyangga beton yang kokoh, sehingga berpotensi ambruk dan mengancam keselamatan siswa yang menggunakan fasilitas tersebut.

Kondisi di dalam kamar mandi juga tidak memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Kran air tidak berfungsi serta aliran air mati, menyebabkan bau tak sedap menyeruak akibat kurangnya pembersihan dengan air.

Sebelumnya, selama proses pekerjaan, proyek ini juga diduga tidak sesuai dengan standar mutu yang ditentukan. Penggalian fondasi dan pembesian tiang dikerjakan asal-asalan menggunakan batu gunung, bukan batu kali yang sesuai spesifikasi. Tim wartawan masih menyimpan foto dan video dokumentasi proses pekerjaan fondasi, mengingat sulitnya mendapatkan konfirmasi dari pihak terkait.

Hingga berita ini dilansir, belum ada pihak yang bisa memberikan klarifikasi terkait kondisi proyek tersebut, termasuk Kepala Sekolah SDN 173305 Sipultak sebagai penanggungjawab revitalisasi, Dinas Pendidikan Kabupaten Taput, maupun Kejaksaan Negeri Taput. (Henry)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dari Setetes Darah hingga Setitik Harapan, Remaja Gampong Ulee Pulo Belajar Menjaga Masa Depan

ACEH UTARA – Raut wajah tegang sesekali terlihat ketika satu per satu remaja mengulurkan lengannya kepada petugas kesehatan. Jarum suntik yang digunakan untuk mengambil...

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat: Junjung Tinggi Integritas Inovasi dan Pelayanan Prima

TOBA (Neracanews) - Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, pada Kamis (6/8/2026)...

Kerugian Negara Rp1,8 M Kasus BPR Indra Arta Kembali ke Kas, Wabup: Ayo Menabung Lagi

INHU – Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu menyerahkan uang pengembalian kerugian keuangan negara senilai Rp1.861.378.700 dalam perkara tindak pidana korupsi di BPR Indra Arta. Penyerahan...

Bertentangan Hasil Rapat, Polres Toba Tetap Amankan Penembokan Tanah di Laguboti Menuai Sorotan

TOBA (Neracanews) — Langkah pengamanan kegiatan penembokan lahan di Kelurahan Pasar Laguboti oleh Polres Toba pada Rabu (5/8/2026) justru menuai sorotan dan pertanyaan publik....

Contoh Nyata Kemandirian Desa: Bupati Taput Apresiasi Keberhasilan BUMDes Sisordak

Taput (Neracanews) - BUMDes Terpadu Sisordak membuktikan potensinya dengan proyeksi hasil panen perdana tomat yang diprediksi mencapai kurang lebih 40 ton. Keberhasilan ini, di...