KABANJAHE – Semangat belajar siswa di SD Negeri 040443 Kabanjahe harus berbenturan dengan realitas pahit. Karena keterbatasan fasilitas, sejumlah siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di dalam ruangan yang sejatinya adalah gudang.
Kepala Sekolah SDN 040443 Kabanjahe, Pesta br Simbolon, mengungkapkan kondisi memprihatinkan ini langsung dari ruang kerjanya, Rabu (7/1/2026). Ia membenarkan bahwa ruang kelas 5 saat ini merupakan hasil alih fungsi.
“Ruangan yang digunakan siswa kelas 5 untuk belajar saat ini memang sebelumnya adalah gudang. Kami sangat kekurangan ruang kelas,” ujar Pesta dengan nada getir.
Terkendala Lahan yang Sempit
Pihak sekolah mengaku tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Usulan penambahan ruang kelas baru (RKB) sebenarnya sudah diajukan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Karo melalui kanal Dapodik.
Namun, hingga kini harapan tersebut belum terealisasi. Kendala utamanya bukan pada anggaran, melainkan ketersediaan lahan yang sudah tidak memadai di lingkungan sekolah.
“Dinas Pendidikan menyebutkan lahan yang ada tidak cukup lagi untuk pembangunan gedung baru,” ungkapnya.
Prestasi di Tengah Keterbatasan
Meski fasilitas jauh dari kata ideal, SDN 040443 tetap berupaya menjaga api semangat para siswa. Pesta menjelaskan, sekolah rutin memberikan apresiasi bagi siswa yang menunjukkan ketekunan belajar.
Pemberian hadiah berupa piagam, buku, hingga alat tulis menjadi senjata sekolah untuk memacu prestasi siswa agar tidak kendor meski harus belajar di ruang sempit.
“Kami ingin mereka tetap semangat, jadi kami berikan penghargaan bagi yang berprestasi sebagai bentuk motivasi,” pungkas Pesta.
Laporan: Bintang Surbakti



