Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Bupati Asahan Tekankan Pentingnya Peran Wartawan sebagai Penyeimbang Informasi Publik

Medan — Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa wartawan memiliki peran strategis sebagai penyeimbang informasi publik di era digital yang penuh dengan dinamika arus berita. Hal itu disampaikannya saat membuka Rapat Kerja (Raker) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan yang mengusung tema “Profesional dan Kolaborasi Wartawan di Era Digital.”

Kegiatan yang digelar di Medan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, serta para pengurus dan anggota PWI Kabupaten Asahan, (11/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa wartawan tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika dan keseimbangan informasi.

“Wartawan harus menjadi penjaga marwah informasi. Tidak hanya cepat, tetapi juga beradab, berimbang, dan berbasis fakta,” ujarnya.

Ia menambahkan, di tengah derasnya informasi yang beredar, verifikasi dan konfirmasi menjadi nilai utama dalam menjaga kepercayaan publik.

“Jika berita disajikan dengan adab dan tanggung jawab, masyarakat akan lebih cerdas, dan pemerintah dapat bekerja secara lebih terbuka,” imbuhnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Pemkab Asahan dalam menyampaikan berbagai kebijakan dan program pemerintah kepada masyarakat.

“Dengan wilayah yang luas, terdiri dari 25 kecamatan, 177 desa, dan 27 kelurahan, pemerintah tidak bisa memantau semuanya secara langsung. Wartawanlah yang menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah,” tutur Taufik.

Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga profesionalisme sekaligus etika dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Wartawan yang hebat bukan hanya yang cepat menulis berita, tetapi yang mampu menjaga adab, etika, dan tanggung jawab sosialnya. Profesionalisme tanpa adab hanyalah keterampilan kosong,” tegasnya.

Ia berharap PWI Kabupaten Asahan dapat terus menjadi contoh organisasi pers yang berintegritas, santun, dan membawa dampak positif bagi masyarakat serta pembangunan daerah. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...