Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Hadiri Kenduri Diraja Negeri Deli, Rico Waas Ajak Masyarakat Jaga Tradisi Melayu

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan rasa bahagia dan bangga terhadap Kesultanan Deli saat menghadiri Kenduri Diraja Negeri Deli di Masjid Raya Al-Mashun, Kamis (28/8/2025) malam. Ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi dan memakmurkan kebudayaan leluhur, terkhusus budaya Melayu sebagai identitas Kota Medan.

“Kebahagiaan bagi kita semua bisa bersama menyambut hari keputraan Tuanku Sultan Deli ke-14 Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah. Seorang sahabat, seorang adik dan saudara dan seorang Sultan yang sangat kami banggakan. Hari baik seperti ini harus kita makmurkan, bukan sekadar wirid, tetapi juga doa dan pelindung bagi kita semua,” ucap Rico Waas.

Suasana penuh khidmat terlihat sejak awal prosesi dengan pembacaan Surah Yasin, doa bersama, serta Ratib Al Haddad, amalan yang sejak lama menjadi tradisi Kesultanan Deli. Acara kenduri ini bukan sekadar doa bersama, tetapi juga simbol kebersamaan antara pemerintah, Kesultanan Deli, dan masyarakat.

Turut hadir dalam perhelatan itu, Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Pemerintahan HM Sofyan, pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, camat dan lurah, Datuk Empat Suku, tokoh masyarakat bergelar adat, serta tokoh agama.

Orang nomor satu di Pemko Medan ini menuturkan bahwa acara kenduri tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus warisan budaya yang patut dijaga. Kehadirannya mengingatkan bahwa di tengah modernitas, nilai kearifan lokal dan spiritualitas tetap menjadi pelindung bagi Tanah Deli.

Sultan Deli ke-14, Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah atau yang akrab disapa Tuanku Aji, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Medan atas dukungan terhadap terselenggaranya acara.

Ia berharap amalan yang diwariskan para sesepuh terus dilestarikan sebagai doa bersama demi keselamatan masyarakat serta keberkahan di Tanah Deli.

“Amalan ini berisi bacaan Yasin dan doa-doa yang diyakini sebagai pelindung dari marabahaya. Semoga bisa terus dijalankan dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujar Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah.

Beliau menambahkan, kenduri itu lebih dari sekadar ritual doa, namun juga mencerminkan identitas budaya Melayu yang lekat dengan kehidupan masyarakat Medan. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...