Sabtu, Februari 14, 2026
spot_img

Gubernur Sumut dan Bupati Asahan Hadiri Forum Nasional Penanggulangan TBC

Jakarta – Tuberkulosis (TBC) masih menjadi ancaman kesehatan serius di Indonesia, dengan jumlah kasus yang menempatkan Indonesia di peringkat kedua tertinggi di dunia setelah India. Menyikapi kondisi ini, Kementerian Dalam Negeri menggelar Forum 8 Provinsi dengan Beban TBC Tinggi, Selasa (26/08/2025), di Gedung Sasana Bhakti Praja Jakarta. Forum ini diikuti oleh seluruh Gubernur dari 8 provinsi prioritas, bersama Bupati dan Wali Kota dari berbagai daerah, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Bupati Asahan, serta para Bupati dan Wali Kota lainnya se-Sumatera Utara, yang meneguhkan komitmen mendukung target Indonesia bebas TBC tahun 2030.

Forum yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian turut menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala Staf Kepresidenan. Para pemimpin daerah mendapat pemaparan mengenai situasi terkini TBC, tantangan penanganan, dan strategi percepatan eliminasi yang harus disinergikan antara pusat dan daerah.

Dalam forum tersebut, Bupati Asahan menegaskan bahwa Pemkab Asahan berkomitmen penuh mendukung program nasional eliminasi TBC. Menurutnya, persoalan TBC tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga menyangkut produktivitas dan kualitas hidup masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Asahan, yaitu “Mewujudkan Asahan Sejahtera, Religius, Maju dan Berkelanjutan”, dimana peningkatan derajat kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan.

Salah satu fakta penting yang dibahas dalam forum adalah bahwa TBC sebenarnya dapat disembuhkan apabila terdeteksi sejak dini dan pasien disiplin menjalani pengobatan minimal enam bulan. Namun, tantangan seperti tingginya angka putus obat, kasus laten yang tidak terlaporkan, dan masih rendahnya kesadaran masyarakat membuat upaya eliminasi TBC harus dilakukan lebih serius, termasuk melalui edukasi publik dan penguatan layanan kesehatan di daerah.

Kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Bupati Asahan, serta seluruh kepala daerah lainnya se-Sumatera Utara dalam forum nasional ini menegaskan bahwa upaya eliminasi TBC adalah bagian dari tanggung jawab kolektif. Dengan menyelaraskan program daerah terhadap target nasional Indonesia bebas TBC 2030, Pemkab Asahan menunjukkan komitmen nyata untuk menghadirkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, sesuai arah pembangunan daerah maupun kebijakan kesehatan nasional. (As)

Berita Untuk Anda

Terpopuler

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

Dugaan Pemerasan ; Debt Collector Rampas Mobil, Mega Finance Minta Uang Tarik Rp 15 Juta

Langkat - Dugaan pemerasan di lakukan Leasing Mega Finance kepada Debiturnya, dengan modus meminta uang tarik Rp 15 Juta. "Saya sudah meminta kepada kepala kantornya...

Tambang Pasir Ilegal di DAS Sigeaon Taput Masih Beroperasi, Wartawan Layangkan Dumas ke Polres

Taput (NeracaNews) – Tim investigasi kumpulan wartawan yang peduli lingkungan melayangkan Surat Pengaduan Masyarakat (Dumas) kepada Kapolres Tapanuli Utara (Taput), AKBP Ernis Sitinjak, pada...

Gedung Olah Raga Pandan Kembali Dihuni Para Pengungsi Korban Banjir

Tapanuli Tengah Pandan (Neracanews) - Puluhan warga yang rumahnya terendam bajir kembali dievakuasi dan ditempatkan di Gedung Olah Raga (GOR) Pandan sebagai lokasi pengungsian sementara. Evakuasi...

Serap Aspirasi di Taput, Paltak Siburian: Reses Bukan Sekadar Formalitas, Siap Perjuangkan Sesuai Kewenangan

Taput (Neracanews) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Dapil Sumut IX (Kabupaten Taput, Toba, Humbang Hasundutan, Samosir, Tapteng, dan Sibolga), Paltak Siburian, SH.MH,...

Kunker di Polsek Natal, Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110

Neracanews | Mandailing Natal - Kapolres Mandailing Natal (Madina), Bagus Priandy, S.IK.,M.Si menyampaikan perihal layanan Call Center Polri 110 pada saat kunjungan kerja bersama...